Jelang Kenaikan Harga BBM

Unjuk Rasa di Majalengka Sertakan Bayi dan Ibu Hamil

JAWA BARAT
DPD Hizbut Tahrir Kabupaten Majalengka lalukan aksi demo menentang kenaikan harga  BBM. Mereka melakukan jalan kaki mulai dari halaman mesjid  Al Imam Majalengka menuju jalan Abdul Halim dan Bundaran Tonjong. Aksi demo yang mereka lakukan melibatkan ibu-
TATI PURNAWATI/KC
DPD Hizbut Tahrir Kabupaten Majalengka lalukan aksi demo menentang kenaikan harga BBM. Mereka melakukan jalan kaki mulai dari halaman mesjid Al Imam Majalengka menuju jalan Abdul Halim dan Bundaran Tonjong. Aksi demo yang mereka lakukan melibatkan ibu- hamil, bayi dan beberapa balita, Jumat (30/3/12).*

MAJALENGKA, (PRLM).- Hizbut Tahrir Majalengka lakukan asksi demo dengan cara berjalan kaki dari Majalengka hingga Cigasong, sambil melakukan orasi menentang rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan pemerintah, Jumat (30/3/12).

Tampak pada aksi demo tersebut banyak balita bahkan beberapa bayi dan ibu yang sedang hamil. Beberapa di antara ibu-ibu sambil menunggu keberangkatan berupaya menyusui anaknya sambil berdiri di bawah terik matahari sehubungan aksi yang dilakukan Hibut Tahrir ini usai shalat Jumat, tepatnya sekitar pukul 14.00 WIB.

Tidak ada penjagaan parat kepolisian secara ketat ketika demo yang dilakukan organisasi ini, yang terjadi hanya pengawalan oleh Satuan Lalulintas dari Polres Majalengka, itupun dalam jumlah terbatas.

Selain orasi di sepanjang jalan mereka pun membagikan selebaran berisi penolakan terhadap harga BBM. Aksi penolakan tersebut dilakukan menurut keterangan koordinator lapangan Ica Ihwan karena kenaikan harga BBM merupakan sebuah kebijakan yang dianggap dzalim dan penghianatan terhadap rakyat.

Sebelumnya PMII Majalengka juga sempat melakukan aksi demo yang sam. Mereka mendatangi gedung dewan dan Pendopo. Para pendemo ini sempat melakukan aksi bakar ban di kedua tempat yang dikunjunginya tersebut serta menekan semua fraksi di dewan untuk ikut melakukan penolakan. Demikian juga terhadap pejabat eksekutif. (C-28/A-88)***

Baca Juga

Perajin Tempe Khawatir Harga Kedelai Melambung

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Dampak melemahnya rupiah terhadap dolas AS ternyata tidak berimbas banyak terhadap perajin tahu tempe. Justru sebaliknya, dampak melemahnya rupiah atas dolar membuat bahan baku tahu tempe itu masih stabil.

Kemenang Persempit Ruang Gerak Kelompok ISIS

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat, Buchori menegaskan komitmennya akan terus berupaya mempersempit ruang gerak kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di wilayah Jawa Barat.

Polisi Desak Revisi Perda Tipiring Miras

JAWA BARAT

SUKABUMI, (PRLM).- Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sukabumi Kota, Diki Budiman mengatakan akan terus melakukan pembahasan untuk segera merevisi hukum pada peraturan daerah (Perda) nomor 1 tahun 2014 tentang larangan minuman beralkohol.

Pembatalan Pelabuhan Cilamaya Ditanggapi Beragam

JAWA BARAT

KARAWANG, (PRLM).- Pembatalan rencana pembangunan Pelabuhan Cilamaya mendapat tanggapan beragam dari sejumlah elemen masyarakat Karawang. Pada umumnya mereka menyesalkan kebijakan itu, namun sebagian lagi ada yang menyambut baik keputusan dari Wapres Jusuf Kalla tersebut.