Drago, "Mourinho Sekalipun, Pasti Kesulitan"

PERSIB

BANDUNG, (PRLM).- Tekanan yang sangat besar yang ada di tubuh Persib Bandung akan membuat siapapun pelatih yang menukangi "Maung Bandung" kesulitan. Hal tersebut seperti diutarakan Mantan pelatih Persib Drago Mamic.

Pelatih yang baru saja mengundurkan diri dari kursi pelatih Persib itu menuturkan, begitu banyaknya tekanan dan penilaian yang sebenarnya salah hanya akan mempersulit seorang pelatih dalam bekerja.

"Satu hal penting yang harus sampaikan adalah, manajemen harus bisa lebih memberikan kepercayaannya pada pelatih. Masalah taktik misalnya bukan porsinya manajemen untuk turun tangan," ujarnya kepada "PRLM" ketika ditemui di apartemennya, Bandung, Kamis (29/3) malam.

"Bahkan, mungkin pelatih sekelas Mourinho pun pasti akan sulit jika dihadapkan dengan situasi yang saya lalui seperti ini. Pasti sulit karena kepercayaan manajemen kepada pelatih sangat penting," katanya.

Drago menuturkan, ini adalah kali pertamanya dala karir kepelatihannya ia memutuskan mengundurkan diri. "Situasi di sini memang cukup sulit, apalagi ketika kami memulai kompetisi juga dihadapkan dengan dualisme kompetisi. Tapi ya kadang hal seperti ini terjadi dalam sepak bola," katanya.

Meski begitu, Drago mengaku senang pernah menjadi bagian dari keluarga besar Persib. "Saya juga sangat bangga karena hasil di putaran pertama ini bukanlah kegagalan. Saya yakinkan itu. Persib akan lebih baik di putaran kedua. Semoga pelatih baru yang menukangi Persib nanti bisa tetap membawa tim di jalur yang baik ini," ucapnya. (A-197/A-147)***

Baca Juga

11 Klub ISL Pastikan Ikut Piala Indonesia Satu

PERSIB

JAKARTA, (PRLM).- Sebanyak 11 klub Liga Super Indonesia (ISL) telah memastikan akan turut serta dalam Piala Indonesia Satu yang dibuat oleh Mahaka Sports and Entertainment, .

Format Piala Dunia di Piala Indonesia Satu

PERSIB

JAKARTA, (PRLM).- Pertemuan antara penyelenggaran Piala Indonesia Satu, Mahaka Sports and Entertainment dengan klub-klub Liga Super Indonesia, tadi malam, Senin (6/7/2015) di Hotel Century, Senayan, Jakarta akhirnya memutuskan untuk menggelar turnamen dengan format Piala Dunia, medio lima minggu.