Buntut Penyerangan Kantor Adira Finance, 5 Tersangka Ditahan

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Lima orang dari Gerakan Masyarakat Bersatu (GMB) Jawa Barat, ditetapkan menjadi tersangka oleh Kepolisian Resor Kota Besar Bandung. Hal itu terkait buntut aksi pengerusakan Kantor Adira Finance, yang beralamat di Jalan SoekarnoHatta Nomor 380, Kota Bandung, pada Rabu (28/3/12).

"Lima orang dari GMB, ditetapkan menjadi tersangka. Hal itu terkait perusakan dan penyerangan yang dilakukan mereka ke kantor Adira Finance kemarin (Rabu-red.)," jelas Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Wijonarko didampingi wakilnya Komisaris Agung Masloman, Kamis (29/3/12).

Dijelaskan Wijonarko, penetapan tersangka dilakukan pada Kamis (29/3/12) pagi. Setelah sebelumnya mereka menjalani pemeriksaan intensif.

Masih dikatakan Wijonarko, dari lima orang yang ditetapkan menjadi tersangka, satu diantaranya adalah Ketua Umum GMB Jabar Nova Sopian. Sedangkan empat orang lainnya, yakni anggota GMB yang turut serta melakukan pengerusakan.

"Dia (Nova red.) ditetapkan menjadi tersangka, karena diduga menggerakan massa untuk melakukan pengerusakan terhadap kantor Adira," ucapnya.

Menurut Wijonarko, kelima orang tersebut, kini mendekam di ruang tahanan Mapolrestabes Bandung.

Walau telah ditetapkan menjadi tersangka, proses penyelidikan masih berlangsung. Termasuk kelima orang tersebut.

"Kita masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan intensif," jelasnya.

Ditambahkan dia, rekaman closed circuit televison (CCTV) sudah dipelajari. Serta, kelima orang tersebut, dijerat pasal 170 KUHP tentang pengerusakan. Dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, Kantor Adira Finance, yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta Nomor 380, Kota Bandung, diserang kelompok dari Gerakan Masyarakat Bersatu (GMB) pada Rabu (28/3). Akibatnya, pada kejadian sekitar pukul 12.30 WIB, sejumlah pot dan papan informasi rusak.

Pada kejadian itu, sekitar 41 orang dibawa ke Markas Kepolisian Resor Kota Besar Bandung dengan pria dibawa ke Mapolrestabes Bandung. Mereka dibawa dengan menggunakan satu bus pariwisata.

Alasan mereka dibawa ke Mapolrestabes Bandung yakni untuk dimintai keterangan terkait insiden itu. (A-195/CA07/A-88)***

Baca Juga

Kajati Bantah Pengusutan Korupsi Berbau Politis

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Feri Wibisono membantah pihaknya dalam melakukan penegakan hukum ditunggangi unsur politik.

Diskusi Publik Penegakan Hukum

BANDUNG RAYA
GUBERNUR Jabar Ahmad Heryawan menyampaikan sambutannya, pada diskusi publik Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Tata Ruang, di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (20/8/2015).*

Manfaatkan Kegiatan Pramuka, Guru Cabuli Siswi SMP

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Oknum Kepala Sekolah Dasar (SD) berinisial SB di Kec. Cimenyan, Kab. Bandung, diciduk polisi karena terbukti melakukan pencabulan terhadap murid-muridnya dalam kurun waktu empat bulan terakhir ini.

Bandung Tuan Rumah Kontes Kucing Internasional

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Kota Bandung akan menjadi tuan rumah Kontes Kucing Internasional pertama di Indonesia "Champ of the Champ" yang akan digelar 29-30 Agustus 2015.