550 Calon Sarjana Unisba Ikuti Pesantren

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Sebanyak 550 calon sarjana Universitas Islam Bandung mengikuti Pesantren Calon Sarjana selama satu pekan yang berlangsung Senin (19/3)-Minggu (25/3). Pesantren dilaksanakan di dua lokasi yakni Kampus I Unisba Jln. Tamansari Bandung dan Kampus II Ciburial.

Wakil Rektor I Unisba Prof. Edi Setiadi mengatakan, pesantren calon sarjana merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh calon sarjana Unisba. "Jika mereka tidak mengikuti pesantren atau tidak lulus dalam pesantren ini, maka mereka tidak bisa mengikuti ujian akhir sidang skripsi. Artinya dia tidak bisa diwisuda, dan tidak bisa menjadi sarjana," kata Edi.

Dalam kegiatan ini, sejumlah materi diberikan di antaranya materi "strong motivation", tips interview dan membuat lamaran kerja, enterpreneur, serta succes strory yang dibawakan pengusaha muda Annas Ahmad. (A-157/A-147)***

Baca Juga

Ribuan Siswa Ikuti Gebyar Aksi

PENDIDIKAN

SOREANG, (PRLM).- Ribuan siswa SMA dan SMK se-Kab. Bandung mengikuti gebyar aksi di Lapangan Upakarti komplek Pemkab Bandung, Minggu (7/6/205). Acara diisi dengan jalan santai dan aksi kebersihan, musik, dan komunitas kegiatan remaja seperti sepeda BMX dan skateboard.

Ir. Harsoyo Tawarkan Ilmu Hukum Kepada Khalayak

PENDIDIKAN
IR. Harsoyo, MSc, PhD mengatakan ideologi seseorang akhirnya berpengaruh terhadap cara pandang terhadap kasus.*

YOGYAKARTA, (PRLM).- Sebagai ahli teknik, Ir. Harsoyo, MSc, PhD rela menawarkan ilmu hukum kepada khalayak. Tindakannya keluar dari “sangkar” keilmuannya, dilatari oleh jabatannya sebagai rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta (2014-2018).

Siswa SD Ashfiya Tampilkan Permainan Angklung

PENDIDIKAN
SISWA-siswi SD Ashfiya Riung Bandung menampilkan permainan angklung dalam pentas seni di sekolah setempat, Kamis (11/6/2015).

Kreativitas Mahasiswa Membuat Robot Perlu Pengembangan Lebih Lanjut

PENDIDIKAN

YOGYAKARTA, (PRLM).- Kreativitas aneka ragam robot oleh para mahasiswa memerlukan pengembangan lanjut terutama dari segi fokus orientasi fungsi robot bagi misi sosial-kemanusiaan (social robotics), seperti membantu penyandang cacat atau difabel.