Saat Ini, Permasalahan Remaja Sangat Kompleks

BANDUNG,(PRLM).- Permasalahan yang dihadapi remaja saat ini sangat kompleks. Selain jumlahnya sangat banyak, mereka juga rentan kawin muda, rentan terlibat penyalahgunaan Napza dan beresiko terkena HIV-AIDS.

Hal tersebut dikatakan Tety Sabarniati, Ketua Panitia Penyelenggara Pemilihan Duta Mahasiswa/Remaja Generasi Muda (GenRe) 2012 tingkat Jabar di Bandung Trade Mall, Minggu (18/3).

Peserta berasal dari 26 Kabupaten/ Kota. Acara dibuka Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jabar, Ir. Siti Fathonah, MPH. Artis Mel Shandy tampil memeriahkan acara tersebut.

"Berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, usia kawin pertama perempuan di Indonesia baru mencapai 19,8 tahun. Sedang untuk Jabar baru mencapai 18,5 tahun. Padahal diharapkan usia kawin pertama perempuan itu 21 tahun," katanya.

Terkait penyalahgunaan Napza, Tety menambahkan berdasarkan data dari BNN diketahui jumlah pengguna Napza sampai tahun 2008 tercatat 115.404 orang. Dari jumlah tersebut sekitar 51.986 atau 45,04 persen berusia 16-24 tahun.

"Untuk mengatasi permasalahan remaja ini, pemerintah telah melakukan beberapa upaya. Berbagai program dilaksanakan lintas batas. BKKBN sebagai salah satu instansi pemerintah merespon permasalahan remaja melalui program GenRe," paparnya.

Menurut Tety, program dilaksanakan melalui dua pendekatan. Pendekatan kepada remaja sendiri melalui pengembangan Pusat Informasi Konseling Remaja/ Mahasiswa dan pendekatan ke orangtua melalui pengembangan kelompok Bina Keluarga Remaja.(A-62/A-89)***

Baca Juga

Libur Panjang, Tamu Hotel Lembang Meningkat 20 Persen

NGAMPRAH, (PR).- Libur akhir pekan ditambah dengan libur nasional peringatan Isra Miraj dimanfaatkan oleh para wisatawan untuk mengunjungi berbagai tempat wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tingkat kunjungan hotel pun meningkat 20% dibandingkan akhir pekan biasa.