BLTKLN Jabar Buka Pelatihan

EKONOMI

BANDUNG, (PRLM).- Balai Latihan Tenaga Kerja Luar Negeri (BLTKLN) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat akan segera menyelenggarakan pelatihan untuk pencari kerja ke luar negeri.

Berdasarkan rilis yang diterima “PRLM”, pendaftaran untuk pelatihan tersebut sudah dibuka sejak minggu lalu. Bagi pencari kerja yang berminat bisa segera menghubungi Dinas Kab/Kota yang terkait dengan bidang ketenagakerjaan, atau langsung ke BLTKLN Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Jabar, Jl. Soekarno Hatta No. 301 (dekat Terminal Leuwipanjang) Bandung, Tlp/faks 022-5204091 atau E-mail: bltkln@bltklnjabar.com.

Pelatihannya sendiri akan berlangsung dalam beberapa sesi yang akan mulai April 2012 sampai dengan November 2012. (A- 135/A-108)***

Baca Juga

Harga Semua Jenis Buah Impor Naik 10 Persen

EKONOMI
ODAH penjual buah-buahan di Pasar Jatiwangi sedang menjajakan barang dagangannya. Naiknya harga buah-buahan impor akibat pengaruh harga dolar.*

MAJALENGKA,(PRLM).- Tingginya nilai tukar rupiah tehadap dolar mengakibatkan naiknya seluruh harga buah impor hingga lebih dari 10 persen untuk setiap kilogramnya. Naiknya harga buah-buahan impor tersebut diiringan dengan harga buah lokal yang ikut mengalami kenaikan.

Foxconn Batalkan Rencana Investasi di Indonesia

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).- Perusahaan Taiwan Foxconn Technology Group, pembuat komponen elektronik terbesar di dunia, telah membatalkan rencana untuk berinvestasi di sebuah pabrik di Indonesia, menurut laporan kantor berita Reuters yang mengutip harian Kontan, Selasa (1/9/2015).

Presiden: Pengusaha Jangan Suka Mengeluh

EKONOMI

MAKASSAR, (PRLM).- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kalangan pengusaha, khususnya para eksportir untuk tidak hanya mengeluh dalam bersaing di pasar. Presiden justru menantang pengusaha untuk gigih bertarung, terutama pada saat perekonomian melesu.

Sudah Saatnya Pedagang Beralih Ke Sapi Lokal

EKONOMI

TASIKMALAYA, (PRLM).- Harga daging sapi di pasaran terus membumbung tinggi. Kondisi tersebut dirasakan sangat menyulitkan pedagang.