Pemkab Purwakarta Ultimatum Pedagang Pasar Rebo Sampai Hari Minggu (11/3)

PURWAKARTA, (PRLM). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta memberikan batas waktu 11 Maret 2012 kepada para pedagang di Pasar Rebo Purwakarta untuk mengosongkan lokasi tempat berdagangnya selama ini dan pindah ke lokasi Pasar Simpang Rebo yang sudah selesai dibangun. Pasalnya, sudah tiga kali Pemkab Purwakarta memberikan surat peringatan pengosongan namun tidak kunjung digubris para pedagang.

Demikian yang terangkum saat digelarnya rapat gabungan pembahasan pengosongan Pasar Rebo di Kantor Dinas Koperasi UKMK Perindustrian dan Perdagangan Purwakarta, Jumat (9/3) siang. Hadir dalam rapat tersebut, Kasdim 0619 Purwakarta Mayor. Inf. NA. Gumilar, Kabagops Polres Purwakarta Komisaris H. Ridwan, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan H. Mulyana E. Gunawan dan instansi terkait dari PDAM, PLN, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Satpol PP dan lainnya.

Ultimatum pengosongan Pasar Rebo tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan H. Mulyana E. Gunawan saat memimpin rapat pembahasan pengosongan Pasar Rebo.

Menurutnya, rencana pengosongan Pasar Rebo terpaksa dilakukan karena tiga kali surat peringatan yang diberikan kepada para pedagang di Pasar Rebo namun tidak digubris para pedagang.

Diakuinya, diadakannya pembahasan rapat pengosongan itu yang melibatkan muspida dan instansi lain guna meminimalisir konflik yang kemungkinan akan terjadi. "Tapi mudah-mudahan saja ketika eksekusi dilakukan berjalan aman dan lancar," kata Mulyana.

Mulyana menambahkan sesuai dengan kesepakatan rapat muspida, maka seluruh fasilitasi penunjang keperluan para pedagang seperti listrik, PDAM, sampah, retribusi dan lainnya harus mulai dihentikan pada hari Sabtu (10/3) ini.

"Jadi kami minta PLN untuk mencabut aliran listrik ke Pasar Rebo, demikian pula air PDAM harus juga dihentikan. Adanya tindakan sebelum eksekusi karena selama ini Pemkab Purwakarta sudah bersabar mengatasi masalah Pasar Rebo ini," ujar Mulyana. (A-86/A-108)***

Baca Juga

Prostitusi Rumahan: Saat Stigma Jadi Dilema di Pagaden

Hari ke-3

-6.456337, 107.812611

SULIT menceritakan fakta yang saya temui di sini jika harus tetap mengindahkan norma dan etika benar-salah maupun baik-buruk. Jadi, saya sampaikan saja apa adanya.

Jalan Rusak Mengganggu Distribusi Sembilan Bahan Pokok

SUKABUMI, (PR).- Bupati Sukabumi, Marwan Hammami, Rabu 1 Mei 2016 telah melayangkan surat ke Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan agar jalan milik provinsi di wilayah Pajampangan untuk segera diperbaiki.

Polres Majalengka Musnahkan Ribuan Botol Miras

MAJALENGKA,(PR).- Jelang Ramadan Polres Majalengka musnahkan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai jenis hasil sitaan dari operasi antik selama beberapa bulan terakhir di belakang Mapolres Majalengka, Kamis 2 Juni 2016.

Kendalikan Miras Beredar, Kapolres Gandeng Solidaritas Santri

GARUT, (PR).- Lebih dari 5.000 botol minuman keras hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2016 dimusnahkan di halaman Sekrerariat Daerah Kabupaten Garut. Hal itu menunjukkan minuman keras berbagai merek masih banyak beredar di Kabupaten Garut.