PKS Dukung Pemerintah Sampai 2014 Meski Tolak Kenaikan BBM

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah diharapkan tak paranoid menghadapi demo kenaikan harga BBM. Demo adalah hal yang wajar. "Saya kira ini paranoid, ketakutan yang berlebihan. BBM naik kan dirasakan berat bagi masyarakat. Saya katakan agak paranoid, kalau unjuk rasa jangan dihubungkan dengan kenaikan harga BBM," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari PKS, M. Nasir di Jakarta, Senin (5/3//12).

Demo kenaikan harga BBM itu biasa saja. Karena itu, tak pantas mengaitkannya dengan penggulingan pemerintahan SBY-Boediono, atau makar. "Saya bilang demo BBM itu bagian dari demokrasi. Saya menyayangkan kemudian menghubungkan dengan penggulingan. Penggulingan ada mekanisme konstitusi di DPR," kata Nasir lagi.

Namun demikian bukan berarti PKS ada di belakang demo, meski PKS menolak kenaikan harga BBM, namun PKS tetap akan mendukung terjaganya pemerintah sampai tahun 2014. "Kita tetap mendukung pemerintahan sampai 2014," ujarnya meyakinkan. (A-109/A-88)***

Baca Juga

Morotai Bakal Disulap Jadi Wisata Kelas Dunia

MOROTAI, (PR).- Simsalabim, abrakadabra! Morotai, Maluku Utara bakal disulap menjadi destinasi wisata kelas dunia. Levelnya akan didorong sejajar dengan beragam kota wisata dunia satu level dengan Dubai, Abu Dhabi, Hongkong dan Singapura yang sukses dengan statusnya sebagai Hub Countries.

Dapat Wajar Dengan Pengecualian, LKPP Punya 6 Masalah

JAKARTA, (PR).- Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2015 kembali mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ada enam masalah yang ditemukan BPK saat memeriksa LKPP 2015 yang menjadi pengecualian atas kewajaran LKPP.

Laporan Lion Air Salah Alamat

JAKARTA, (PR).- Langkah Lion Air mempolisikan Dirjen Perhubungan Udara, Suprasetyo ke Bareskrim Polri karena dijatuhkan sanksi akibat salah menurunkan penumpang, dinilai salah alamat.