PKS Dukung Pemerintah Sampai 2014 Meski Tolak Kenaikan BBM

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah diharapkan tak paranoid menghadapi demo kenaikan harga BBM. Demo adalah hal yang wajar. "Saya kira ini paranoid, ketakutan yang berlebihan. BBM naik kan dirasakan berat bagi masyarakat. Saya katakan agak paranoid, kalau unjuk rasa jangan dihubungkan dengan kenaikan harga BBM," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari PKS, M. Nasir di Jakarta, Senin (5/3//12).

Demo kenaikan harga BBM itu biasa saja. Karena itu, tak pantas mengaitkannya dengan penggulingan pemerintahan SBY-Boediono, atau makar. "Saya bilang demo BBM itu bagian dari demokrasi. Saya menyayangkan kemudian menghubungkan dengan penggulingan. Penggulingan ada mekanisme konstitusi di DPR," kata Nasir lagi.

Namun demikian bukan berarti PKS ada di belakang demo, meski PKS menolak kenaikan harga BBM, namun PKS tetap akan mendukung terjaganya pemerintah sampai tahun 2014. "Kita tetap mendukung pemerintahan sampai 2014," ujarnya meyakinkan. (A-109/A-88)***

Baca Juga

#KlipingPR Presiden AS Ronald Reagan Kunjungi Indonesia

27 April 1986 Pesawat kepresidenan Amerika Serikat Air Force One baru dijadwalkan mendarat di Bali 29 April 1986. Namun, berita Presiden AS Ronald Reagan akan kunjungi Indonesia ramai dilaporkan media massa saat itu.

Jokowi: Nelayan Harus Lompat ke 'Dunia Lain'

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo mendorong jajarannya di bidang kemaritiman untuk memiliki visi ke depan. Terutama yang berkaitan dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan juga teknologi kemaritiman.

Pemerintah Harus Penuhi Target Distribusi E-KTP

JAKARTA, (PR).- Pemerintah telah berulang kali tidak memenuhi target pendistribusian e-ktp. Target Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mematok distribusi e-ktp selesai Oktober tahun ini harus benar-benar diupayakan.