PKS Dukung Pemerintah Sampai 2014 Meski Tolak Kenaikan BBM

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah diharapkan tak paranoid menghadapi demo kenaikan harga BBM. Demo adalah hal yang wajar. "Saya kira ini paranoid, ketakutan yang berlebihan. BBM naik kan dirasakan berat bagi masyarakat. Saya katakan agak paranoid, kalau unjuk rasa jangan dihubungkan dengan kenaikan harga BBM," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari PKS, M. Nasir di Jakarta, Senin (5/3//12).

Demo kenaikan harga BBM itu biasa saja. Karena itu, tak pantas mengaitkannya dengan penggulingan pemerintahan SBY-Boediono, atau makar. "Saya bilang demo BBM itu bagian dari demokrasi. Saya menyayangkan kemudian menghubungkan dengan penggulingan. Penggulingan ada mekanisme konstitusi di DPR," kata Nasir lagi.

Namun demikian bukan berarti PKS ada di belakang demo, meski PKS menolak kenaikan harga BBM, namun PKS tetap akan mendukung terjaganya pemerintah sampai tahun 2014. "Kita tetap mendukung pemerintahan sampai 2014," ujarnya meyakinkan. (A-109/A-88)***

Baca Juga

‎BNN Yogya Bentuk Kampung Bebas Narkoba

NASIONAL

YOGYAKARTA,(PRLM).-Untuk mewujudkan Kota Yogyakarta sebagai kota bebas narkoba, maka tahun ini Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Yogyakarta menargetkan membentuk satu kampung bebas narkoba sebagai percontohan.

Bonus Demografi Bisa Jadi Anugerah

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).-Dengan perencanaan yang matang, Indonesia siap menyongsong puncak bonus Demografi pada 2020-2030. Penanggung Jawab Yayasan Mahkota Insan Cita, Hanifah Mursyidan Baldan mengatakan, Indonesia memiliki bonus demografi yang bisa dimanfaatkan untuk pemerataan pembangunan nasional.

Eksekusi Mati

LBH Desak Presiden Tunda Hukuman Mati Mary Jane

NASIONAL

YOGYAKARTA, (PRLM).- Meski tinggal hitungan jam, terpidana mati Mary Jane akan menghadapi regu tembak jaringan pembela hak asasi manusia (HAM) gigih meminta presiden Jokowi untuk menghentikan eksekusi mati untuk warga negara Filipina itu.

Eksekusi Mati

Kasus Mary Jane Bisa Munculkan Hukum Baru

NASIONAL

YOGYAKARTA,(PRLM).- Penundaan eksekusi terhadap terpidana mati skandal narkoba asal Filipina Mary Jane Veloso dengan alasan pelaku utama yang merekrut terpidana tersebut ditangkap aparat Kepolisian Filipina, bisa menimbulkan hokum baru, baik terkait dengan diri Mary Jane Veloso maupun pengembanga