Dede Keling Tewas Ditusuk, Diduga Perselisihan Geng Motor

BANJAR, (PRLM).- Warga Lingkungan Lemburbalong, Kelurahan/Kecamatan Pataruman, Kota Banjar kembali digegerkan dengan penganiayaan berat yang menyebabkan matinya korban. Kali ini korbannya adalah Hendi Supriadi alias Dede Keling (28) yang ditusuk mempergunakan senjata tajam, Minggu (4/3) sekitar pukul 3.30 WIB.

Diduga kasus pembunuhan tersebut terkait dengan aksi brutal geng sepedamotor. Tubuh korban yang terluka parah akibat ditikam senjata tajam, serta bagian tulang lehernya patah, ditemukan di sekitar pom bensin mini tidak jauh dari rumahnya.

Informasi yang dihimpun, korban yang luka parah tewas setelah beberapa saat mendapatkan pertolongan di RSUD Kota Banjar. Tubuh korban yang bersimbah darah kali pertama ditemukan oleh Dian dan Paijo, rekan korban yang beberapa saat sebelumnya sempat datang ke rumah korban.

Menurut penuturan Dian, sebelum kejadian ia bersama dengan Paijo datang ke rumah korban Dede Keling. Saat datang ke rumah tersebut sudah ada dua orang yang tidak dikenalnya. Hanya selang beberapa saat kemudian, korban menyuruh Dian dan Paijo agar membelikan rokok dan makanan ringan.

"Saya tidak tahu dua tamu tersebut. Begitu balik mau kembali ke rumah korban, kami lihat tubuh Dede tergeletak di tepi pom bensin mini. Saat itu korban masih sempat mengatakan pelakukanya adalah Andri. Setelah itu korban tidak sadarkan diri," ungkapnya.

Sementara itu infromasi yang berkembang diduga pembunuhan tersebut adalah motif dendam. Sebelumnya korban juga disebut-sebut menjadi aktivis salah satu geng motor. Sedangkan tamunya yang berasal dari Bandung, sesuai penuturan warga lain yang sempat menunjukkan rumah korban, tamu yang mendatangi rumah korban diduga juga anggota geng motor lainnya.

Kapolresta Banjar, Ajun Komisaris Beras Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, belum bisa memastikan apakah motif pembunuhan itu karena balas dendam atau bukan. Demikian pula mengenai pelaku juga belum bisa dipastikan apakah merupakan anggota geng motor atau bukan.

"Kami masih belum bisa memastikan motif maupun apakah terkait dengan geng motor. Yang pasti berdasarkan keterangan saksi, kami sudah mengantongi nama pelaku," tuturnya, Minggu (4/3). (A-101/A-108)***

Baca Juga

Lestarikan Mangrove, Selamatkan Pesisir

TAK lekang pengabdian sejumlah aktivis untuk terus mempertahankan dan menghidupkan mangrove di Wilayah III Cirebon. Beragam upaya ditempuh untuk bangkit, meski berulang kali mendapatkan tantangan.

MELALUI undang-undang mariyuana, dedaunan itu bisa dibakar dan diisap untuk kepentingan pengobatan.*

7,4 Gram Ganja Jerumuskan BS

DEPOK, (PR).- ‎BS (18), pemuda pengangguran asal Sukamaju, Kota Depok diciduk aparat Kepolisian Resor Kota Depok karena kedapatan mengedarkan ganja. Polisi menyita barang bukti dua bungkus paket ganja seberat 7,4 gram yang disembunyikan dalam bungkus rokok.

Dua Bulan Kabur, Bandar Narkoba Diringkus BNN

SUKABUMI, (PR).- IF alias CK bin Efendi (36) warga Kampung Majelis Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin, 1 Agustus 2016 diringkus tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) melibatkan personil Satuan Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi.

Daging Ayam Sepi Peminat

PALABUHANRATU, (PR).- Komoditas daging ayam sepi peminat meskipun harganya terus turun dalam sepekan terakhir. Di beberapa pasar tradisional Kabupaten Sukabumi, para pedagang membanderol seharga Rp 34.000 hingga Rp 35.000/kg atau turun sebesar Rp 3.000 hingga Rp 4.000/kg.