Warga Desa Linggar Butuh Air Bersih

KETUA RW 7, Kampung Jambu Leutik, Desa Linggar, Didin Kamiludin (53) memperlihatkan air sumur yang tercemar akibat air banjir. Warga di dua kampung Desa Linggar memerlukan bantuan air bersih dan sembako.*
MIRADIN SYAHBANA RIZKY/PR
KETUA RW 7, Kampung Jambu Leutik, Desa Linggar, Didin Kamiludin (53) memperlihatkan air sumur yang tercemar akibat air banjir. Warga di dua kampung Desa Linggar memerlukan bantuan air bersih dan sembako.*

SOREANG, (PRLM).- Masyarakat di dua kampung Desa Linggar Kecamatan Rancaekek memerlukan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka mengeluhkan sumur resapannya tercemar air banjir sehingga berwarna coklat.

Berdasarkan pemantauan "PRLM", banjir yang menggenangi dua kampung di Kampung Jambu Leutik RW 7 dan Kampuk Depok RW 3 Desa Linggar telah surut pada Senin (27/2) malam. Namun, masyarakat tetap waspada karena debit air di Sungai Cikijing dan Cimande masih tinggi.

Ketua RW 7 Didin Kamiludin (53) mengatakan, empat RT di wilayahnya merupakan langganan banjir. Namun, sejauh ini belum ada bantuan sembako maupun air bersih dari pemerintah.

Ia menambahkan, di RW 7 masih ada beberapa tempat yang terendam banjir cileuncang dengan ketinggian air hingga 20 sentimeter. "Rumah yang berada di gang-gang masih terendam air. Oleh karena itu, kami memohon ada bantuan dari pemerintah," ucap Didin saat ditemui "PRLM", di kediamannya di Kampung Jambu Leutik RT 1 RW 7 Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Selasa (28/2).

Bantuan yang diharapkan dari pemerintah, kata Didin, berupa kebutuhan sembako dan air bersih. Dimana para warganya saat ini kesulitan untuk mencari penghasilan.

"Banyak warga yang tidak bekerja karena sibuk membersihkan rumahnya. Jadi dengan adanya bantuan sembako dan air bersih membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat," ucapnya.

Hal senada dikatakan warga Kampung Depok RW 3 Desa Linggar. Menurut Dedeh, pihaknya tidak bisa menggunakan air sumur untuk kebutuhan mandi dan air minum karena tercemar air banjir. Untuk sementara, ia memanfaatkan jasa penjual air bersih keliling.

Dedeh (49) warga Kampung Depok RT 4 RW 3 mengkhawatirkan dengan kondisi Sungai Cikijing dan Cimande yang terus meluap. "Kalau meluap terus, lama-lama air sumur tidak bisa digunakan," ucapnya.

Oleh karena itu, masyarakat RW 3 pun berharap sama dengan warga Kampung Jambu Leutik agar segera ada bantuan sembako dan air bersih dari pemerintah. (A-194/A-26).***

Baca Juga

Ketersediaan Pangan Kota Bandung Membaik dan Meningkat

BANDUNG, (PR).- Ketersediaan pangan di Kota Bandung saat ini mencukupi. Dari 80 ton pangan yang tersedia, 20 di antaranya diberikan kepada masyarakat yang terkena bencana dan warga kurang mampu. Sehingga pangan yang tersedia selama tahun 2017 di kota Bandung berjumlah 60 ton.

Longsor, Hindari Jalan Kolonel Masturi Bandung Barat

NGAMPRAH, (PR).- Masyarakat diimbau untuk menghindari Jalan Kolonel Masturi, tepatnya di Desa Cikahuripan dekat Rumah Makan Imah Seniman. Soalnya, akan ada pemapasan tebing untuk mencegah longsor susulan.