Seluruh Peserta Jamsostek Berhak Dapat Medical Chek Up

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).- PT Jamsostek (Persero) memberikan manfaat tambahan berupa pemeriksaan kesehatan keseluruhan (medical check up) kepada para peserta jaminan sosial tersebut. Hal itu sebagai bagian dari program jaminan pelayanan kesehatan (JPK).

"Pemberian manfaat tambahan berupa medical check up juga akan diberikan perusahaan lain yang berada di pemda-pemda lain," kata Dirut Jamsostek Hotbonar Sinaga dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (22/2).

Manfaat tambahan berupa medical check up itu diberikan kepada 250 karyawan PT Graha Sarana Duta, anak perusahaan PT Telkom Indonesia Tbk, sebagai realisasi Permenaker No.02/MEN/1980 tentang Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja dalam Penyelenggaraan Keselamatan Kerja.

Hotbonar mengatakan, perusahaan yang akan mendapatkan manfaat tambahan itu terlebih dahulu harus diverifikasi sesuai dengan persyaratan yang berlaku, antara lain tertib iuran dan administrasi, serta melakukan pendaftaran ulang (heregistrasi).

Hotbonar berharap, organisasi pengusaha dan serikat pekerja/serikat buruh ikut mendukung pengembangan manfaat jamsostek tersebut. Data PT Jamsostek menyebutkan terdapat 2,6 juta tenaga kerja mengikuti program jaminan pelayanan kesehatan (JPK) dan 600.000 pekerja di antaranya berusia di atas 40 tahun yang berpotensi mendapatkan manfaat tambahan medical check up.

Keputusan memberi manfaat tambahan itu mengacu pada Keputusan Direksi No. KEP/310/102011 tertanggal 1 Desember 2011 yang mendistribusikan deviden pemerintah yang dikembalikan kepada peserta dalam bentuk pemberian manfaat tambahan kepada peserta yang memenuhi persyaratan.

Manfaat lain itu di antaranya memberi pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerja dan perusahaan, serta memberi bantuan bagi tenaga kerja beserta keluarga yang membutuhkan tindakan hemodialisa (cuci darah), operasi jantung, pengobatan kanker, dan pengobatan HIV/AIDS. Dalam waktu 34 tahun, PT Jamsostek sudah membayarkan klaim JPK sebesar Rp 5,34 triliun untuk 172.614.729 kasus.

Direktur Sumber Daya Manusia PT Telkom Tbk Faisal Syam menyatakan, pemberian manfaat tambahan kepada peserta seiring dengan tujuan PT Graha Sarana Duta sebagai anak perusahaan untuk menjadikan SDM lebih sehat dan lebih produktif.

Dia berharap, PT Jamsostek tidak hanya memberi manfaat tambahan pada program JPK, tetapi juga pada program layanan lainnya seperti pada program jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JK), dan jaminan hari tua (JHT). (A-78/A-89)***

Baca Juga

HIPMI Harus Mampu Angkat Jiwa Entreupreneurship

EKONOMI
SALAH satu calon Ketua Umum HIPMI Kota Bandung Harris Sugiharto (kedua kanan) berjabat tangan beserta rekan-rekannya dalam deklarasi Harris Baraya Bandung di salah satu cafe di Jalan Dipatiukur Kota Bandung, Selasa (2/6/2015).

BANDUNG, (PRLM).- Salah satu calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Kota Bandung 2015-2018, Harris Sugiharto, berharap keberadaan HIPMI mampu menularkan jiwa entreupreneurship di kalangan generasi muda.

Handoko Belajar Reparasi Ponsel Secara Otodidak

EKONOMI
HANDOKO belajar memperbaiki ponsel dengan cara otodidak.*

JAKARTA, (PRLM).- Handoko Wijaya, pria kelahiran Medan, Sumatera Utara 26 September 1992, sebelum menjadi teknisi ponsel, pernah kerja di perkebukan kelapa sawit.

Pupuk Kujang Jamin Ketersedian Pupuk di Musim Tanam Gadu

EKONOMI

SUBANG, (PRLM).- PT Pupuk Kujang Cikampek menjamin kebutuhan pupuk urea bagi petani di Kabupaten Subang selama musim tanam gadu aman. Malahan stok pupuk yang ada digudang lini III saat ini cukup melimpah dan mencukupi untuk penyaluran dua minggu ke depan.

Diversifikasi Pasar untuk Meningkatkan Kinerja Ekspor

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).- Seiring dengan menurunnya kondisi perekonomian di sejumlah negara maju pascaresesi global, pemerintah menerapkan strategi diversifikasi pasar untuk meningkatkan kinerja ekspor melalui pasar nontradisional, salah satunya meliputi kawasan Eropa Tengah dan Timur.