Senin, 21 May, 2012

Portal Lain Menu

Ikut Mega Projek Perhotelan Al Habtoor Group

Konjen RI Dubai Tawarkan TKI Profesional

KJRI DUBAI/"PRLM"
KJRI DUBAI/"PRLM"
PERTEMUAN Konsul Jenderal RI Dubai dengan Chairman Al-Habtoor.*

DUBAI, (PRLM).- Konsul Jenderal RI Dubai, Mansyur Pangeran, menawarkan kepada Chairman Al Habtoor Group-Dubai, Mr. Khalaf Ahmed Al Habtoor, yang merupakan salah seorang pengusaha terkemuka Dubai, sekiranya Al Habtoor Group dapat merekrut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang professional di sektor hospitality dalam mega projek perhotelan mewah perusahaan ini yang baru saja diluncurkan awal Februari lalu.

Mega projek yang dipandang publik Dubai sebagai "the most luxurious hotel and entertaintment developments" bernilai sekitar 1,33 miliar dolar AS (Rp 12 triliun) dan berlokasi prestisius di pusat kota Dubai. Mr. Khalaf menyatakan akan membuka peluang kerja bagi para pelamar dari berbagai kebangsaan, termasuk pula dari Indonesia, sebagai karyawan hotel barunya nanti.

Tawaran tersebut disampaikan Konjen Mansyur saat bertemu dengan Mr. Khalaf di Kantor Pusat Al Habtoor Group-Dubai pada tanggal 16 Februari 2012. Dalam pertemuan tersebut Konjen RI Dubai didampingi oleh Counsellor Ekonomi dan Sekretaris Pertama Ekonomi KJRI Dubai. Tujuan pertemuan antara lain untuk menggugah minat Al Habtoor Group untuk berbisnis dengan menanamkan modalnya di Indonesia.

Pertemuan ini merupakan implementasi program kerja KJRI Dubai dalam rangka mengupayakan peningkatan arus investasi Dubai ke Indonesia. KJRI Dubai akan lebih mengintensifkan pertemuan dengan para calon investor potensial di wilayah akreditasi KJRI Dubai untuk mempromosikan peluang investasi di Indonesia, dalam rangka menarik minat berbagai perusahaan terkemuka tersebut untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Di awal pertemuan Konjen Mansyur menyampaikan apresiasinya atas pertemuan ini serta memaparkan mengenai keberhasilan pemerintah Indonesia dalam memajukan perekonomian nasional di tengah krisis global. Walaupun situasi ekonomi global tidak kondusif, akan tetapi Indonesia dapat berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi yang melebihi negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika Serikat.

Lebih lanjut, Konjen Mansyur menjelaskan bahwa saat ini Indonesia menjadi negara tujuan investasi yang paling diminati dengan potensi segala sumber daya alamnya, seperti sektor pertambangan, migas, pertanian, perindustrian dan pariwisata.

Selain itu, secara komprehensif Konjen Mansyur juga memaparkan mengenai kondisi terkini stabilitas politik dan kekuatan perekonomian nasional Indonesia. Sejak tahun 2010 Indonesia menempati posisi 18 kekuatan ekonomi dunia dengan peningkatan GDP menjadi sekitar 900 miliar dolar AS (Rp 8.108 triliun) pada 2011 atau terbesar ke-3 di Asia dan menjadikannya dimasukkan sebagai anggota G-20. Ekonomi Indonesia juga diprediksi akan meningkat mendominasi negara-negara anggota ASEAN dan akan melewati pasar Eropa.

Saat ini perekonomian Indonesia telah mencapai 41% dari ASEAN 6 dan 39% dari keseluruhan negara anggota ASEAN, diprediksi akan meningkat hingga 46% pada 2015. Indonesia dengan 240 juta penduduk merupakan pasar yang potensial untuk berbagai produk, komoditi dan industri.

Konjen Mansyur juga menyampaikan potensi tenaga kerja profesional Indonesia terutama di sektor teknik dan hospitality, dimana telah banyak tenaga kerja terampil dan profesional Indonesia yang bekerja pada sektor migas, listrik, kesehatan, perhotelan dan restauran di Dubai dan Emirat lainnya di UAE. Bahkan terdapat kecendrungan peningkatan permintaan TKI profesional dari sejumlah perusahaan terkemuka di Dubai.

Dalam tanggapannya, Mr. Khalaf menyampaikan apresiasi atas kunjungan Konjen RI Dubai serta penjelasan yang disampaikan mengenai situasi dan kondisi terkini politik dan perekonomian Indonesia yang komprehensif dan informatif.

Mr. Khalaf juga sependapat dengan Konjen Mansyur bahwa bahwa masih banyak peluang kerja sama antara kedua negara yang dapat dijajaki seperti di bidang perdagangan, investasi dan tenaga kerja. Untuk mengoptimalkan potensi dan peluang tersebut Mr. Khalaf menegaskan perlunya upaya yang lebih baik dalam mendorong kalangan pengusaha dan investor Indonesia untuk lebih aktif mempromosikan produk/ komoditas/ jasanya kepada mitra dagangnya di UAE, terutama melalui pameran-pameran internasional di Dubai atau mengadakan "Indonesian Week"-kegiatan pameran yang khusus menampilkan berbagai produk unggulan, potensi investasi serta pariwisata Indonesia yang dikolaborasikan dengan kegiatan promosi budaya, seperti penampilan kesenian dan kulinari Indonesia.

Sehubungan dengan itu, Mr. Khalaf menawarkan kerja sama dengan KJRI Dubai agar kegiatan promosi tersebut dapat diselenggarakan di salah satu hotel miliknya di Dubai.

Dalam pertemuan ini, Mr. Khalaf juga menginformasikan bahwa perusahaannya segera akan memulai mega projek perhotelan mewah yang dipandang publik Dubai sebagai "the most luxurious hotel and entertaintment developments" yang baru saja diluncurkan awal Februari lalu. Al Habtoor Group akan membangun hotel yang termasuk terbesar di dunia dengan kapasitas 1.600 kamar yang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang yang super mewah.

Sehubungan dengan hal ini, Konjen Mansyur menawarkan dan mengharapkan kiranya Al Habtoor Group dapat memberikan kesempatan kerja kepada para TKI profesional, terutama dari sektor hospitality.

Di akhir pertemuan, Mr. Khalaf menyampaikan penghargaan yang tinggi atas segala upaya KJRI Dubai selama ini dalam rangka memajukan kerja sama Indonesia-Dubai terutama di bidang perdagangan, investasi dan pariwisata. Diharapkan partisipasi aktif Indonesia pada berbagai pameran dan kegiatan bisnis lainnya di Dubai dapat lebih meningkat menandai hubungan baik antara Indonesia dan UAE di bidang ekonomi dan dapat terus meraih capaian yang diharapkan bersama. Pihaknya mengharapkan kiranya KJRI Dubai dan Al Habtoor Group dapat berkoordinasi dan bekerja sama secara lebih intens terutama terkait dengan peluang kerja sama investasi.

Al Habtoor Group merupakan salah satu kelompok usaha konglomerasi terbesar dan terkaya di Dubai yang bergerak di sektor properti, pendidikan, perhotelan, media, otomotif, asuransi dan sosial. Habtoor Leighton Group-salah satu anak perusahaan Al Habtoor Group yang khusus menangani berbagai proyek konstruksi bangunan, jalan raya dan rel kereta serta pertambangan migas-telah dikenal dengan keberhasilannya menyelesaikan sejumlah proyek besar, terutama di kawasan Timur Tengah.

Al Habtoor Group juga memiliki enam hotel berbintang 5, diantaranya Habtoor Grand Resort & Spa di Dubai dan Habtoor Grand Convention Centre & Spa di Beirut, Lebanon. Al Habtoor Group juga menjadi agen tunggal pemasok mobil mewah seperti Bentley, Aston Martin, Bugatti serta Mitsubishi untuk seluruh wilayah UAE. (A-88/rls. konjen RI Dubai)***

saya lulusan es cendol apakah

Anonymous's picture

saya lulusan es cendol apakah ada yang mau terima saya kerja????hahahhaahhhha

saya ingin bekerja, dan saya

Anonymous's picture

saya ingin bekerja, dan saya lulusan perhotelan, saya mau menjadi TKI profesional

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR