Pembangunan Pasar Plered Telan Biaya Rp 25 Miliar

EKONOMI

PURWAKARTA, (PRLM).- Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meletakan batu pertama pembangunan Pasar Plered di Desa Citeko, Kecamatan Plered, Purwakarta yang didanai APBD Kabupaten Purwakarta sebesar Rp 26,590 miliar, Senin (13/2). Pembangunan Pasar Plered di Desa Citeko ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menata kawasan Plered terutama di daerah Pasar Plered lama yang kerap dilanda kemacetan.

Pembangunan Pasar Plered yang menelan anggaran kurang lebih Rp 25 miliar dibangun diatas lahan seluas 2,5 hektare yang berada di Desa Citeko, Kecamatan Plered, Purwakarta. Direncanakan di atas pasar tersebut akan dibangun 200 kios, 700 toko dan 350 lapak.

Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan H. Mulyana E. Gunawan usai peresmian pembangunan Pasar Plered mengatakan, pembangunan pasar yang didanai APBD ini semata-mata merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap para pedagang terutama yang ada di Pasar Plered, Purwakarta. "Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Purwakarta dalam mengembangkan perekonomian masyarakat. Jumlah pedagang yang ada di Pasar Plered sekarang ini sebanyak 650 pedagang," kata Mulyana.

Mulyana E. Gunawan menambahkan tidak seperti Pasar Rebo Simpang yang pembangunannya itu murni dari swasta, Pasar Plered dibangun dengan dengan dana dari pemerintah daerah yang rencananya selesai pada awal tahun 2013. "Di Pasar Plered masyarakat atau pedagang tidak akan dibebani membayar uang muka maupun angsuran dalam bentuk kredit dari bank. Pedagang hanya akan dikenakan sewa, sedangkan tanah dan bangunan tetap milik pemerintah daerah," katanya seraya menambahkan model pembangunan pasar seperti itu tidak akan terlalu membebani pedagang.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengungkapkan berkaca dari pengalaman, pembangunan Pasar Plered kedepan ini akan dibiayai pemerintah daerah sehingga tidak akan menjadi beban pedagang yang akan memiliki kios di pasar tersebut. "Walaupun pembangunan pasar ini menelan biaya yang besar tapi tetap dilaksanakan pemerintah daerah guna memberikan pelayanan kepada masyarakat," ucap Dedi Mulyadi.

Di lain pihak, pembangunan Pasar Plered di Desa Citeko Kecamatan Plered Purwakarta disambut gembira sejumlah kalangan diantaranya karang taruna setempat. Menurut mereka, dengan adanya pembangunan pasar di Citeko selain bisa mengantisipasi kemacetan yang selama ini terjadi di Pasar Plered yang lama juga setidaknya akan menumbuhkan perekonomian masyarakat di Desa Citeko yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Tegalwaru.

"Kami menyambut baik rencana pembangunan Pasar Plered di Citeko karena kedepan akan mengangkat perekonomian masyarakat di Citeko dan umumnya di Plered dan Tegalwaru," kata mereka.(A-86/A-147)***

Baca Juga

Pembekalan Berkesinambungan Berdayakan Perajin

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).- Komunitas perajin perempuan Circa HandMade asal Cihanjuang, Bandung, sepanjang 2015, mendapat pembekalan ilmu bisnis dan kesehatan dari Combiphar melalui salah satu pilar program tanggung jawab sosial perusahaannya yaitu Combi Hope Women’s Empowerment.

Disabilitas Bekerja di Hotel

EKONOMI
Disabilitas Bekerja di Hotel

Bursa Saham Jepang Sentuh Level Terendah

EKONOMI

TOKYO, (PRLM).- Bursa saham Jepang, pada Senin (18/01) pagi, menyentuh level terendah dalam setahun terakhir, menyusul anjloknya bursa saham Amerika setelah harga minyak dunia turun drastis ke posisi US$28 per barel, terendah sejak 2003.

Laba Bank of America Naik 9,4 Persen

EKONOMI

WASHINGTON, (PRLM).- Bank of America Corp, pemberi pinjaman terbesar kedua di Amerika, mengatakan laba perusahaan itu naik 9,4 persen karena bisnis pendapatan tetapnya sampai bulan lalu naik lebih dari perkiraan sementara biaya pengeluaran menyusut.