Sekolah Swasta Tolak Larangan Pungutan SD/SMP

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Larangan pungutan biaya pendidikan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang diatur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) harus ditangguhkan. Lembaga pendidikan swasta yang bergabung dalam Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) menyatakan larangan itu tidak berdasar untuk diberlakukan pada satuan pendidikan swasta.

Demikian dinyatakan Ketua BMPS Jawa Barat Achlan Husen di Bandung. “Kami mengajukan eksekutif review karena peraturan Menteri bertentangan dengan asas-asas pemerintahan yang baik,” katanya.

Ia mengatakan, pada 4 Januari 2012, Kemdikbud mengundangkan Peraturan Mendikbud Nomor 60 Tahun 2011. Peraturan itu dinilai membuka peluang penyimpangan terhadap UU di atasnya yaitu UU Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU Nomor 16/2001 tentang Yayasan.

BMPS, kata dia, merasa keberatan dengan empat pasal yang ada dalam peraturan tersebut. “Pasal-pasal itu harus ditangguhkan atau ditunda pelaksanaannya sampai dengan adanya perubahan atau review terhadap peraturan tersebut,” ucapnya.

Pasal yang ingin diubah adalah pasal 3, pasal 4, pasal 5 ayat (1) dan ayat (2) huruf c, serta pasal 9 ayat (1) huruf c. Pasal 3 dalam peraturan itu menyatakan, “Sekolah pelaksana program wajib belajar dilarang memungut biaya investasi dan biaya operasi dari peserta didik, orang tua, dan walinya.”

Pada pasal 4, aturan itu menyebutkan pungutan yang dilarang adalah yang dikaitkan dengan persyaratan akademik. sementara, dalam pasal 5 ayat (1) disebutkan, “Sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat yang menerima bantuan operasional tidak boleh memungut biaya operasi.” (A-160/A-88)***

Baca Juga

Buku Agama Bermasalah

PENDIDIKAN
ADE BAYU INDRA/PRLM

Penelitian Mahasiswa UNY

Puntung Rokok Bisa Jadi Insektisida Nabati

PENDIDIKAN
 WILUJENG KHARISMA/PRLM

YOGYAKARTA, (PRLM).- Puntung rokok biasanya hanya menjadi sampah. Terlebih jika para perokok membuang puntungnya di sembarang tempat. Padahal sebenarnya jika dimanfaatkan, puntung tersebut bermanfaat.

Ujian Nasional 2015

23.328 Siswa di Kabupaten Bandung Siap UN

PENDIDIKAN

SOREANG, (PRLM).-Sebanyak 23.328 siswa SMA dan SMK di Kabupaten Bandung siap mengikuti ujian nasional yang akan digelar mulai Senin (13/4/2015) pekan depan. Tiga sekolah di antaranya akan menggelar ujian dalam jaringan (online).

Ujian Nasional 2015

Nilai UN tak Tentukan Kelulusan Siswa, Kecuali Lanjut Kuliah

PENDIDIKAN

BANJAR, (PRLM).- Nilai ujian nasional (UN) kali ini tidak menentukan kelulusan siswa. Meski pun demikian, nilai ujian nasional, dapat memengaruhi siswa yang hendak melanjutkan perguruan tinggi.