28 Sekolah Diusulkan Jadi Sekolah Hijau

DUA anggota pelajar peduli lingkungan sekitar (Pelita) Sri Ayu (kanan) dan Sevira melakukan perawatan tanaman di rumah kaca di SMPN 2 Dayeuhkolot, Jln. Cibogo Indah, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (6/2). Sebanyak 28
USEP USMAN NASRULLOH/PRLM
DUA anggota pelajar peduli lingkungan sekitar (Pelita) Sri Ayu (kanan) dan Sevira melakukan perawatan tanaman di rumah kaca di SMPN 2 Dayeuhkolot, Jln. Cibogo Indah, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (6/2). Sebanyak 28 sekolah untuk tingkat SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Bandung akan diusulkan sebagai sekolah hijau.*

SOREANG,(PRLM).-Sebanyak 28 sekolah dari tingkat SD, SMP, dan SMA/MA diusulkan sebagai sekolah hijau (green school) tingkat Kab. Bandung.

"Pada tahun lalu program green school baru untuk 15 sekolah," kata Kepala Distanhubun Kab. Bandung Ir. H. Tisna Umara, didampingi kabid Kehuitanan, Ande Supriyatna, Senin (6/2).

Persyaratan untuk sekolah hijau, kata Tisna, tidak terlampau sulit karena sekolah hanya sebagai persemaian dan penanaman pohon buah-buahan dan tanaman keras. "Bisa saja untuk penanaman di lingkungan sekolah atau di luar sekolah dalam hal ini masyarakat," katanya.(A-71/A-107)***

Baca Juga

Sistem Pembelajaran Unik Dengan Robot, Drone, dan VR

Di era yang semakin modern ini, ruang kelas di sekolah-sekolah mulai menerapkan berbagai teknologi tinggi. Mulai dari papan interaktif, menggunakan laptop, dan juga pembelajaran online semakin berkembang.

Dosen Jangan Hanya Incar Jabatan Struktural

JAKARTA, (PR).- Direktur Jendral Sumber Daya Iptek dan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Ali Ghufron Mukti menegaskan, untuk meningkatkan jumlah publikasi jurnal ilmiah internasional, seorang dosen jangan hanya mengincar jabatan struktural lektor kepala.