Layanan Publik

Buat Akta kelahiran Dikenai Biaya Rp 1 Juta

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Mulai tahun 2012 ini, penduduk Kota Bandung yang akan membuat akte kelahiran bagi anak berusia dua bulan hingga satu tahun dikenakan biaya administrasi Rp 1 juta. Sedangkan untuk warga asing yang tinggal di Bandung, biaya administrasinya dua kali lipat, atau Rp 2 juta. Namun pembuatan akta kelahiran bagi anak yang berusia nol hingga dua bulan, tetap digratiskan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung Meivy Adha Krisna mengatakan, masa dispensasi akta kelahiran gratis di Kota Bandung sudah berakhir 31 Desember 2011 lalu. "Karena masa dispensasi telah berakhir, maka anak usia dua bulan hingga satu tahun dikenakan sanksi berupa biaya administrasi," ujarnya, ketika ditemui di sela-sela penyampaian revisi raperda kependudukan di Gedung DPRD Kota Bandung, Jumat (3/2/12).

"Sanksi sebesar Rp 1 juta ini merupakan nilai maksimal, sedangkan nilai minimalnya akan dibahas dalam revisi raperda yang kami ajukan," ucap Meivy.

Untuk anak berusia lebih dari satu tahun, lanjut dia, harus mendapatkan surat penetapan pengadilan jika ingin mendapatkan akta kelahiran. "Untuk syarat penetapan pengadilan saat ini kami sedang membahasnya dengan pengadilan. Namun tentunya sanksinya harus disesuaikan dengan kemampuan masyarakat," tutur Meivy.

Hingga masa berakhirnya dispensasi pembuatan akta kelahiran gratis per 31 Desember 2011 lalu, total sekitar 65.000 warga yang memohon akta kelahiran gratis. Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, sekitar 85.000 orang.

"Penurunan pemohon pada masa dispensasi menunjukkan bahwa masyarakat sudah sadar dan paham pentingnya mendaftarkan peristiwa kependudukan," katanya.(A-175/A-88)***

Baca Juga

Prajurit Harus Terus Belajar

BANDUNG RAYA

SOREANG,(PRLM).- Pendidikan Sejurla Alnavud (Sekolah Kejuruan Lanjutan Alat Navigasi Udara) Angkatan ke-26 dan Sejurla Sarharrad (Sekolah Kejuruan Lanjutan Dasar Pemeliharaan Radio) angkatan ke-34, dibuka oleh Komandan Lanud Sulaiman, Olot Dwi Cahyono, di Gedung Balai Prajurit Cendrawasih Lanud

Jalur Baru untuk Refleksi di Lapangan Upakarti

BANDUNG RAYA
Jalur Baru untuk Refleksi di Lapangan Upakarti

Akses Jalan ke Penadilan Agama Menutup Trotoar

BANDUNG RAYA
WARGA berjalan di trotoar yang tertutup akses masuk ke Pengadilan Agama Klas 1A Cimahi, Jln. Raya Soreang, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (17/1/2016). Akses jalan ke pengadilan agama dinilai menyalahi aturan karena menutup trotoar untuk peja

Heryawan Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Putra Menteri Susi

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan dukacita atas meninggalnya putra sulung Menteri Kelautan Perikanan Susi Pudjiastuti, Panji Hilmansyah di Amerika Serikat.