Kamis, 23 Feb, 2012

Portal Lain Menu

Keberhasilan Program Penghijauan Masih Rendah

SOREANG, (PRLM).- Pola penghijauan yang dilakukan dengan model agroforestry sejalan dengan pembuatan model penghijauan baru dalam rangka mensukseskan Program Nasional Penanaman 1 (satu) Milyar Pohon yang sudah dicanangkan pemerintah. Permasalahan mendasar yang menyebabkan rendahnya keberhasilan program penghijauan di lahan masyarakat adalah tidak adanya penjaminan pemeliharaan tanaman pasca proyek berakhir.

”Padahal tanaman bisa tumbuh optimal dengan jaminan pemeliharaan minimal sampai 3 tahun, itupun baru jaminan tumbuh tanaman kehutanan dan belum perhitungan jaminan pendapatan tiap bulan bagi masyarakat. Untuk itu pembuatan model penghijauan dengan corebusiness pengembangan agroforesty dan kelembagaan koperasi diharapkan sebagai solusi dari permasalahan-permasalahan tersebut” ungkap Direktur Utama BUMN Hijau Lestari I, H. Zulfi Ramlan Pohan didampingi Direktur Agroforestry H. Dedi Setiadi, Kamis (2/2).

Menurut Zulfi pemeliharaan tahun ketiga pada akhir program, diharapkan persentase keberhasilan tanaman di atas 95% atau minimal sesuai dengan jaminan tumbuh. ”Tujuan program penghijauan berbasis agroforestry diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan adanya penghasilan jangka pendek, menengah dan panjang. Selain itu, diharapkan bisa mengurangi permasalahan di DAS Citarum atau wilayah DAS lainnya sebagai lokasi penghijauan” tutur zulfi.

Untuk mendukung keberhasilan program BUMN Peduli Penghijauan sekurangnya ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, yaitu: silvikultur, sarana prasanara, kelembagaan, monitoring, reporting, verifikasi (MRV) serta umum. Semua aspek tersebut sangat terkait hubungannya, sehingga dalam menjalankan kegiatan penghijauan harus ada. Kegagalan program penghijauan sebelumnya salah satunya adalah karena hanya melihat aspek silvikulturnya saja, padahal aspek lainnya sangatlah menentukan, seperti halnya kelembagaan sebagai salah satu pendekatan sosial.

”Sesuai dengan visi dan misinya PT BUMN Hijau Lestari I menjadi pengelola bisnis agroforestry berbasis lingkungan secara lestari untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka upaya peningkatan SDM para mitra kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam rangka pencapaian target khususnya di wilayah Kabupaten Bandung Barat yang merupakan salah satu program tahun 2011-2012” tutur Direktur Agroforestry PT BUMN Hijau Lestari I H. Dedi Setiadi didampingi Staf Pemberdayan Masyarakat Daud Yusup.(A-71/A-107)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR