Penduduk Asli Aborigin Jauh Tertinggal dari Warga Pendatang

LUAR NEGERI

CANBERRA, (PRLM).- Setiap menjelang peringatan "Australia Day" yang dirayakan setiap tanggal 26 Januari itu, warga Aborigin selalu terkenang dengan penderitaan mereka di masa lalu. Sejak Inggris mendarat di Benua Australia pada 1778, tidak ada kemajuan signifikan yang dirasakan bangsa Aborigin. Padahal, saat ini Australia adalah salah satu negara kaya di dunia. Namun, kekayaan dan kesejahteraan masyarakat Australia itu tidak mendatangkan kebahagiaan bagi rakyat Aborigin.

Kemajuan rakyat Aborigin, kendati merupakan bangsa asli Australia, sampai saat ini tidak terlalu signifikan. Dibandingkan dengan pendatang dari Asia dan Timur Tengah, bangsa Aborigin masih tertinggal. Berdasarkan data, mayoritas Aborigin Australia kini tinggal di negara bagian Northern Teritory yang beribukotakan Darwin. Namun demikian, populasi Aborigin dapat ditemukan di semua negara bagian.

Pemerintah Australia selama ini membantah telah mengabaikan hak -hak masyarakat Aborigin. Pasalnya, selama ini pemerintah mengaku sudah membuat sejumlah kebijakan khusus bagi warga Aborigin Australia. Contohnya, di bidang pendidikan, warga Aborigin dapat diterima dengan mudah dis jeumlah universitas ternama di negara itu.

Mereka tidak perlu untuk melakukan tes seperti warga Australia lainnya. Akan tetapi, dilaporkan, masyarakat Aborigin tidak memanfaatkan dengan baik sejumlah kemudahan yang diberikan pemerintah tersebut. (A-133/das)***

Baca Juga

Jumlah Pencari Suaka ke Uni Eropa Melonjak 44%

LUAR NEGERI

BERLIN, (PRLM).- Jumlah peminta suaka ke negara-negara Uni Eropa melonjak 44 persen tahun lalu dan mencapai sekitar 626.000.

Lee Kuan Yew Teman Dekat Indonesia

LUAR NEGERI

JAKARTA, (PRLM).- Indonesia turut berdukacita atas meninggalnya mantan Perdana Menteri Singapura Y.M. Lee Kuan Yew. Presiden RI Joko Widodo mengatakan pemerintah dan rakyat Indonesia mengucapkan duka cita yang mendalam atas wafatnya Lee Kuan Yew pada Senin pukul 03.18 pagi waktu setempat.

Germanwings Jatuh di Tempat Terpencil, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

LUAR NEGERI

MARSEILLE, (PRLM).- Pesawat Airbus A320 milik maskapai murah Jerman, Germanwings-Lufthansa, jatuh di kawasan pegunungan Alpen di selatan Prancis, Selasa (24/3/2015) sore. Semua penumpangnya yang berjumlah 148 orang, termasuk enam kru, kemungkinan tewas.

Korban Germanwings Cakup 16 Murid dan 2 Guru

LUAR NEGERI
REUTERS/PRLM

HALTERN, (PRLM).- Sebanyak 16 pelajar dan dua guru sebuah sekolah menengah termasuk dalam daftar penumpang pesawat Airbus A3420 milik maskapai Germanwings yang jatuh di Pegunungan Alpen, Selasa (24/3/2015).