Sengketa UMK

Pemprov Jabar Nyatakan Banding Atas Putusan PTUN Soal UMK Kab. Bekasi

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).-Menanggapi dibatalkannya Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep.1540-Bangsos/2011 tentang upah minimum kota/kabupaten (UMK) Bekasi, langsung dibalas pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemprov langsung menyatakan banding terkait putusan majelis hakim tersebut.

Demikian diungkapkan Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas), Protokol, dan Umum Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Ruddy Gandakusumah yang turut hadir selama persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (26/1).

"Pak Gubernur (Ahmad Heryawan) memerintahkan untuk menyatakan banding jika majelis hakim memutuskan pemerintah provinsi kalah dalam sidang gugatan ini," katanya.

Menurut Ruddy, penetapan UMK Kabupaten Bekasi sudah sesuai mekanisme. Gubernur berwenang untuk mengeluarkan surat keputusan, mekanisme penentuan nilai UMK dan substansinya sudah sesuai prosedural. “Peradilanan ini tidak fair,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi dari unsur buruh, Saeful Anwar. Ia menuturkan, keputusan majelis hakim tersebut tidak bisa diterima. "Ini (keputusan) akan menimbulkan persoalan di lapangan," katanya. Dia menambahkan, majelis hakim mengabaikan Keputusan Presiden Nomor 107 Tahun 2004 tentang Dewan Pengupahan.

Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bekasi terkait Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep.1540-Bangsos/2011 tentang upah minimum kota/kabupaten (UMK) Bekasi.

Dengan demikian, majelis memerintahkan gubernur untuk mengganti SK tersebut dengan surat keputusan yang baru tentang besaran nilai UMK Bekasi. (A-198/A-89)***

Baca Juga

Karpet Merah Istana Negara Dibuat di Cilame

BANDUNG RAYA
Karpet Merah Istana Negara Dibuat di KBB

NGAMPRAH, (PRLM).- Karpet merah identik dengan istana, pertunjukan, ataupun perayaan. Karpet mewah ini sering kali menjadi pemikat dalam setiap kegiatan seremonial, termasuk di Istana Negara.

Cegah Terorisme, Polres Bandung Gelar Razia Besar

BANDUNG RAYA
APARAT Polres Bandung sedang melakukan razia di Jalan Raya Kopo, dekat perbatasan Kota dan Kabupaten Bandung, Kamis (14/1/2016) malam.*

SOREANG, (PRLM).- Pascaserangan bom yang terjadi di Jakarta, Polres Bandung menggelar razia berskala besar. Tindakan tersebut, dilakukan guna mencegah aksi serupa terjadi di Kabupaten Bandung.

Bersepeda di Areal Proyek SPORT Arcamanik

BANDUNG RAYA
SEJUMLAH anak bermain sepeda di lintasan beton kawasan Sentra Pembinaan Olah Raga Terpadu (SPORT) Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (17/1/2016). Warga bermain dan berolah raga lari pagi memanfaatkan sebagian sarana yang sudah selesai, meski proyek penyelesa

Tatang Mengaku Korban Politik

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Anggota parlemen Kota Bandung, Tatang Suratis menolak dakwaan jaksa yang menyatakan Tatang telah melakukan korupsi dana hibah ke koperasi serba usaha Bina Mandiri Warga.