Minggu, 26 May, 2013

Partai Golkar Sangsikan Koalisi PDIP-PPP-Gerindra

BANDUNG, (PRLM).- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jabar Irianto M. S. Syafiuddin menyangsikan kesolidan koalisi antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang dikoarkan tiga hari lalu. Yance, demikian dia kerap disapa, meyakini jika koalisi itu akan pecah mengingat agenda Pilgub 2013 masih panjang.

"Yang pertama berkomunikasi dengan PDIP itu adalah kami dari Golkar. Dalam pertemuan itu, sudah ada kesepahaman bersama sebagai partai yang nasionalis. Kalau sekarang muncul koalisi PDIP, PPP, Gerindra, ya tidak apa-apa. Namun yang namanya politik itu bisa berubah kapan saja. Apalagi pilgub ini masih lama. Saya yakin jika koalisi itu bisa berubah kapan saja," kata Yance, Sabtu (21/1/12) siang, seusai menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Pemberdayaan Perempuan Kesatuan Perempuan Partai Golkar Prov. Jabar, di Kantor DPD PG Jabar Jln. Maskumambang, Kota Bandung.

Untuk menghadapi Pilgub mendatang, Partai Golkar memang telah melakukan beberapa pertemuan dan komunikasi dengan sejumlah partai seperti PDI-P dan PKS. Pertemuan tersebut untuk menyamakan persepsi, belum masuk pembahasan figur.

"Kalau koalisi besar benar-benar terjadi, kami belum tentu tentu maju mencalonkan pasangan sendiri. Penentuan akhir pencalonan ditentukan respons masyarakat. Berdasarkan survei DPP. Intinya harus menguntungkan partai dan kader,” tuturnya.

Untuk Pilgub Jabar 2013, hingga saat ini PG masih bersikukuh maju untuk mengusung Yance sebagai Gubernur Jabar. "Rekomendasi dari pusat masih seperti itu. Belum berubah. Namun nanti akan ada survei. Kalau dari hasil survei ternyata nama saya jeblok, ya tidak apa-apa jika saya diposisikan Jabar 2 atau tidak diusung sekalipun. Tidak masalah jika saya harus mundur dari pencalonan," kata Yance.

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal DPP PG Idrus Marham membeberkan, DPP memang mengamanatkan Yance untuk diusung sebagai Gubernur Jabar pada Pilgub 2013 mendatang. Untuk mendukung itu, sejak awal, partai telah bergerak menjalankan program-program kekaryaan yang pro rakyat.

"Golkar ini besar karena menjalankan sistem dan program yang pro rakyat. Program-program yang membuat rakyat kian cerdas dan membantu mereka mencapai kehidupan yang lebih baik. Suara Golkar itu suara rakyat. Kami tidak pernah takut dengan kompetitor. Kami hanya takut jika menyakiti rakyat dan tidak diterima rakyat," ujarnya. (A-128/A-88)***

"Kalau koalisi besar

Anonymous's picture

"Kalau koalisi besar benar-benar terjadi, kami belum tentu tentu maju mencalonkan pasangan sendiri. Penentuan akhir pencalonan ditentukan respons masyarakat. Berdasarkan survei DPP. Intinya harus menguntungkan partai dan kader,” tuturnya.
maksudnya ? jangan samapai asumsi dan pendapat masyarakat golkar maju untuk kepentingan ndividu dan golongan. mukan masyarakat jabar. dan ini Rusak
maksudnya apa ?

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR