Ibu Muda Itu Pasrah "Digarap" Dukun Cabul

KUNINGAN, (PRLM).- Seorang ibu muda berinisial Ny. ER (18), warga Desa Babakanmulya, Kec. Cigugur, Kab. Kuningan, terpedaya hingga rela menyerahkan kehormatan dirinya kepada seorang dukun cabul berinisial SS (61) warga Desa Cisantana, masih di wilayah Kec. Cigugur.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Kuningan Ajun Komisaris Besar Wahyu Bintono Hari Wibowo, Senin (9/1) kepada sejumlah wartawan menyebutkan, ibu muda itu disetubuhi tersangka SS pada tanggal 29 November 2011, sementara tersangkanya baru diciduk pihaknya Jumat (6/1) lalu.

Menurut laporan korban dan pengakuan tersangka serta keterangan saksi, tutur Wahyu Bintono, korban disetubuhi tersangka tepatnya pada Selasa (29/11-2011) malam sekitar pukul 19.30 WIB. "Kejadiannya berlangsung di sebelah timur kolam ikan (kolam renang-red.) Cigugur, di Blok Ciereng, Kelurahan dan Kec. Cigugur," ujar Kapolres, Senin (9/1) sore.

Wahyu Bintono, didampingi Kepala Satuan Resserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kuningan Ajun Komisaris Sobirin, menerangkan, korban yang sebelumnya tidak mengenal pelaku, awalnya mendapat informasi dari tetangga di desanya bahwa di Desa Cisantana ada orang pintar berinisial SS. Atas informasi itu, pada suatu ketika ibu muda itu, bertandang ke alamat SS serta meminta bantuan untuk dibukakan pintu rezeki dan hidup sukses.

Mendapat permintaan itu, pelaku kepada calon korbannya itu, memberikan petunjuk bahwa keinginan itu bisa terpenuhi dengan syarat ibu muda itu harus dimandikan oleh pelaku di blok Ciereng sebelah timur kolam ikan Cigugur. "Sesuai waktu yang ditentukan, pada Selasa malam itu, korban lalu dibawa pelaku ke tempat tersebut. Setibanya di tempat yang ditujunya itu, korban lalu disuruh pelaku membuka pakaian hingga telanjang bulat," ujar Kasat Reskrim.

Korban yang telah kadung percaya SS sebagai orang pintar yang mampu membantu mengabulkan keinginanya itu pun, lantas membuka seluruh pakaiannya hingga telanjang bulat. Bahkan, ketika beberapa bagian sensitif tubuhnya digerayangi hingga disetubuhi pelaku, saat itu ibu muda itu tidak menolaknya.

"Korban saat itu disetubuhi pelaku, dengan alasan pelaku telah menerima bisikan dari mahluk halus atau bisikan goib bahwa keinginan korban bisa terkabul dengan syarat harus mau disetubuhi pelaku," kata Kasat Reskrim, seraya menambahkan, korban baru menyadari dirinya telah diperdaya pelaku setelah kembali ke rumahnya.

Tiga hari kemudian, ibu muda korban dukun cabul itu pun, lantas melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Namun, tersangkanya baru diciduk Polres Kuningan Jumat pekan kemarin. Pasalnya, menurut Kasat Reskrim, untuk menjerat tersangka pelaku pencabulan itu, pihaknya membutuhkan proses penyelidikan yang menyita waktu. (A-91/das)***

Baca Juga

THR dan Gaji Ke-13 Cair, PNS Dilarang Terima Parsel

CIANJUR, (PR).- Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur sudah bisa mencairkan gaji ke-13 dan tunjangan hari raya atau gaji ke-14 sejak Selasa, 28 Juni 2016.

Bekal Asmaul Husna Sebelum Bertugas

CIAMIS,(PR).- Sebelum terjun melakukan pengamanan Operasi Ramadaniya 2016, jajaran anggota Kepolisian Resor (Polres) Ciamis bersama membaca amaul husna, nama-nama milik Allah yang baik dan indah. Tidak pelak suasana gelar pasukan pengamanan Lebaran kali ini terasa lebih syahdu.

Ledakan di Depok, Seorang Terluka dan Sebuah Ruko Rusak

DEPOK, (PR).-‎ Ledakan terjadi di Perumahan Pondok Sukmajaya Permai, Blok F 6, No 17 RT 05 / RW 02, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu 3 Juli 2016. Seorang warga terluka dan satu rumah mengalami kerusakan.