Jalur Bandung-Yogyakarta Ambles Puluhan Meter

CILACAP, (PRLM).-Jalur transportasi utama Yogyakarta- Bandung amblas sepanjang 21 meter. Jalur utama penghubung antara jalur selatan dan Pantura juga terputus.

Peristiwa itu terjadi setelah diguyur hujan terus-menerus sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, arus lalulintas tersendat karena kendaraan harus berjalan dengan sistem buka tutup.

Jalan amblas terletak di KM 58+300 antara Lumbir, Banyumas dengan Karangpucung, Cilacap. Panjang amblesan sekitar 21 meter dengan kedalaman 4 meter.

Di sisi jalan yang amblas tersebut merupakan jurang dengan kedalaman 14 meter. Dikhawatirkan kondisi jalan ambles makin melebar, karena curah hujan masih sangat tinggi.

"Mudah-mudahan lokasi jalan yang amblas tidak semakin melebar sehingga tidak sampai ditutup total," kata Kepala Balai Pelaksana Teknis Dinas Bina Marga Jateng Wilayah Jateng Selatan bagian Barat, Edy Gunawan, Selasa (3/1).

Guna menghindari kemacetan, maka kini digunakan sistem buka tutup. Kendaraan yang melintas dari arah Bandung ke Yogyakarta atau sebaliknya harus berjalan secara bergantian. Dampaknya, kini terjadi antrian kendaraan yang cukup panjang, terutama arus lalulintas dari arah Yogyakarta ke Bandung.

Pada akhir tahun 2011 lalu, ruas jalan itu juga pernah ambles. "Waktu itu sudah kita perkuat dengan membuat tanggul penahan badan jalan di sisi ruas jalan yang berhadapan langsung dengan jurang. Namun karena curah hujannya tinggi Senin (2/1) malam terjadi amblas lagi dan kondisinya lebih parah,” kata Edy,

Untuk perbaikan, dia belum bisa memastikan. Pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah provinsi. "Tapi kerusakan jalannya sudah kita laporkan ke tingkat provinsi," katanya.(A-99/A-89)****

Baca Juga

Bertolak ke Jepang, Jokowi Hadiri KTT G-7

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo berangkat dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis 26 Mei 2016 menuju Nagoya, Jepang untuk memenuhi undangan dari Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

LKD Harus Efektifkan Distribusi Bantuan PKH

JAKARTA, (PR).- Pemerintah memastikan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) semakin tepat sasaran dengan sistem keuangan digital. Dengan demikian, penerapan sistem elektronik ini diharapkan tidak terjadi lagi penyelewengan penyaluran bantuan tersebut kepada masyarakat miskin.

Gagal Menikah, Guru Bunuh Diri di Rek Kereta Api

CILACAP, (PR).- Seorang guru Madrasah Ibtidaiyah, Murtofingah (27) mengakhiri hidupnya agar dengan menabrakkan diri ke kereta api Kutojaya Selatan jurusan Kutoarjo-Kiara Condong di jalur KA Lebeng-Maos km 308+2, sekitar Desa Sumingkir, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, Senin 30

Nilai Pancasila Harus Diinternalisasikan

BANDUNG, (PR).- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin mengajak seluruh elemen bangsa untuk merefleksikan dan menginternalisasikan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.