Suplai Listrik PLTP Dieng untuk Jawa-Madura-Bali Menurun

CILACAP, (PRLM).- Suplai listrik Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng dari PT Geo Dipa Energi (GDE) di Kecamatan Dieng Banjarnegara Jawa Tengah ke jaringan interkoneksi Jawa Madura Bali (Jamali) menurun, tinggal 20 Mega Watt (MW) dari kapasitas 60 MW.

"Terjadi penurunan produksi uap panas bumi listrik dari PLTP Dieng secara signifikan sejak 2008," kata Humas PT. Geo Dipa Suparwanto, Minggu (25/12).

Kapasitas terpasang PLTP 60 MW, pada 2008 mengalami penurunan segara signifikan sebesar 20 MW, sehingga suplai listrik ke Jamali hanya 40 MW, tapi pada 2010 menurun lagi, tinggal 20 MW.

Penurunan produksi listrik karena ada penumpukan kerak silica (SiO2)." Endapan silica terjadi selama proses produksi," jelasnya.

Upaya PT GDE untuk mengembalikan kapasitas produksi uap panas bumi antara lain dengan, dengan workover terhadap sumur-sumur produksi. Yakni dengan membersihkan lubang sumur dari pengaruh penyempitan diameter lubang oleh kerak SiO2.

Kemudian memanfaatkan uap dari sumur di lokasi 29 dan lokasi 30 yang saat ini sudah ada. "Proyek pemipaan ini diharapkan bisa menaikkan kapasitas pasokan uap PLTP Dieng dari 19 MW ke 50 MW,"jelasnya.

Mengenai bagi hasil yang dituntut Pemkab Banjarnegara terhadap PT. GDE, Suparwanto mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan. Persoalannya, sekarang harga jual listrik saja belum bisa menutup biaya operasional.

Saat ini harga jual dasar listrik di PLTP Dieng baru USD 4,45 sen/kWh. Sedangkan harga jual listrik yang wajar, minimum USD 7,00 sen /kWh, "Harga tersebut belum bisa menutup biaya opersional,"jelasnya.

PT GDE sedang mengupayakan harga jual panas bumi melalui Asosiasi Panas Bumi Indonesia (APBI), agar bisa mendekati batas atas penjualan yaitu USD 9,7 sen/kWh.

"Meski penambahan pasokan masih belum dapat menutup seluruh biaya produksi PLTP, namun kami berupaya untuk renegosiasi dengan PLN, agar harga jual listrik PLTP Dieng dapat disesuaikan mendekati keekonomian," tambahnya .

Wakil Bupati Banjarnegara Hadi Supeno sebelumnya mendesak agar PT GDE segera melakukan re negosiasi harga jual dasar listrik. Sehingga bisa menutup biaya operasional dan keuntungan.

"Jika ada kesepakatan harga ada ada keuntungan maka ada bagi hasil yang jelas antara Pemkab dengan PT. GDE yang beroperasi di Dieng," katanya.

Selama ini Pemkab baru mendapat dana CSR kontinue sebesar Rp. 400 juta untuk kepentingan pembangunan Fisik Saluran Air bersih, bantuan ternak dan pertanian. Hanya saja jumlah yang diterima sama dengan pihak daerah lain yang menjadi wilayah operasional PT GDE. Mengingat sumur pompa sebagian besar berada di Banjarnegara. (A-99/das)***

Baca Juga

Satu Kecamatan Satu E-Warong

YOGYAKARTA, (PR).- Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta menargetkan setiap kecamatan setidaknya memiliki satu elektronik warung gotong royong yang dikelola kelompok usaha bersama program keluarga harapan.

Nyoman Berdamai dengan Edi Sukamto Selesaikan GWK

BANDUNG, (PR).- Kisruh saling lapor antara pematung nasional Nyoman Nuarta dengan Edi Sukamto berujung perdamaian. Nyoman menyatakan dia sudah tidak berselisih lagi dengan Edi Sukamto, juga dengan yang lainnya.

PETUGAS merekam sidik jari warga yang mengaktifkan kartu tanda penduduk elektroniknya (e-KTP) di Kantor Kecamatan Soreang, Jln. Sindang Wargi, Desa/Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (11/4).  Masyarakat yang KTP elektronik (e-KTP) salah data agar

Ombudsman Minta Kepala Daerah yang Terlambat Rekam E-KTP Diberi Sanksi

JAKARTA, (PR).- Kementerian Dalam Negeri diminta memberi sanksi administratif pada kepala daerah yang abai pada perekaman data e-KTP. Hal itu diusulkan Ombudsman Republik Indonesia menyusul masih banyaknya masyarakat yang belum merekam identitas elektronik tersebut.

Bertemu Pangeran Salman, Jokowi Bahas Penambahan Kuota Haji

JAKARTA,(PR).- Presiden RI Joko Widodo sempat membahas tentang kuota haji dengan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Kerajaan Arab Saudi yang juga Wakil Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdul Aziz Al-Saud di Hotal Dahua Boutique, Hanzhoung, Minggu (4/9/2016).