Headlines

"Maung Bandung" Segera Gunakan Stadion Persib

BANDUNG,(PRLM).- Menjelang akhir putaran pertama kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim 2011-2012, Persib Bandung tidak perlu lagi kesulitan dengan tempat berlatih.

Di empat pertandingan terakhir putaran pertama, Persib sudah mulai bisa kembali menggunakan markasnya, yaitu lapangan Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung untuk melakukan latihan rutin.

Hal tersebut dipastikan oleh Kepala Pengelola Stadion Persib, Fiator Ambarita. Dia menuturkan, Lapangan Stadion Persib sudah dapat dipergunakan pada awal Maret 2012.

"Saat ini lapangan sudah selesai direnovasi, tapi masih dalam masa perawatan. Idealnya tiga bulan sampai Februari. Jadi Maret sudah bisa digunakan," uajrnya ketika ditemui di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Jumat (23/12).

Berdasarkan jadwal kompetisi yang dilansir PT. Liga Indonesia, Persib Bandung akan melakoni empat laga terakhir putaran pertama pada bulan Maret.

Airlangga Sucipto dkk. akan menghadapi dua laga kandang, yaitu melawan Persela Lamongan (11 Maret) dan Arema Malang (15 Maret). Sedangkan dua pertandingan lagi adalah laga tandang. Yaitu, melawan Gresik United (19 maret) dan Persiba Balikpapan (24 Maret).

Dengan dapat digunakannnya lapangan mulai awal Maret, "Maung Bandung" dapat melakukan persiapan menghadapi pertandingan tanpa harus kesulitan lagi mencari lapangan.

Selama ini, Persib selalu harus berpindah-pindah lapangan untuk berlatih karena Lapangan Stadion Persib tidak layak digunakan.

Kondisi tersebut sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Persib kesulitan lapangan untuk berlatih sejak bermusim-musim sebelumnya.

Pelatih anyar Persib musim ini Drago Mamic juga sempat menyayangkan kondisi tersebut, meskipun akhirnya mengaku pasrah karena bagaimana pun latihan tetap harus dilakukan.

Sejauh ini, kondisi rumput di lapangan Stadion Persib sudah mencapai 80 persen. Fiator menjelaskan, tahap yang sudah dilalui adalah pemadatan tanah dan meratakan rumput.

Pihaknya masih harus menunggu hingga rumput yang ditanam sampai lebih kuat, untuk kemudian dipadatkan kembali. “Setelah rumputnya kuat, akan diratakan lagi. Setelah itu baru bisa dipakai. Jadi, ada satu kali lagi prosesnya,” katanya.(A-197/A-89)***

Komentari di Facebook !
Customize This