PLN Sosialisasikan Biaya Penyambungan Listrik

JAWA BARAT

SUKABUMI, (PRLM).- PLN Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Palabuhanratu akan mengintensifkan sosialisasi tentang biaya penyambungan listrik ke rumah-rumah penduduk. Pasalnya, akibat kurangnya sosialisasi menyebabkan relatif banyak masyarakat di pelosok perkampungan yang tertipu praktik pungli (pungutan liar) oleh oknum warga. Oknum tersebut mengaku-ngaku panitia yang menawarkan jasa untuk mengolektifkan pembayaran pemasangan listrik baru kepada PLN dengan tarif yang melambung.

Kondisi tersebut, seperti yang dikeluhkan oleh sejumlah warga di Kp. Cengkuk, Desa Margalaksana, Kec. Cikakak. Dari tarif normal pemasangan listrik baru dengan daya 450 VA Rp 900.000, harganya membengkak menjadi Rp 1,3 juta. Biaya Rp 900.000 itu meliputi biaya pasang baru resmi ke PLN sebesar Rp 345.500 dan sisanya untuk biaya pemasangan instalasi listrik ke rumah penduduk yang dilakukan oleh petugas instalatir.

“Memang kami tidak memungkiri, cukup banyak masyarakat yang mengeluhkan harga pasang listrik baru yang membengkak. Kondisi tersebut, seperti yang terjadi di Kec. Lengkong, termasuk di Kp. Cengkuk, Kec. Cikakak. Bahkan keluhan yang disampaikan melalui call center PLN 123, kebanyakan yang seperti itu. Kami juga prihatin,” kata Manager PLN UPJ Palabuhanratu, Cecep Supriatna ketika ditemui di ruang kerjanya di Palabuhanratu, Jumat (16/12).

Menurut dia, seiring dengan kebijakan baru, kini PLN tidak lagi mengurusi keuangan dari pembayaran pemasangan listrik baru dari konsumen maupun pemasangan instalasi listrik ke rumah-rumah penduduk. Saat ini, pembayaran pemasangan listrik baru langsung melalui PPOB (payment poin online bank), seperti ke bank atau KUD Untuk pemasangan instalasi listriknya pun, kini dipasang oleh perusahaan instalatir. (A-67/A-88)***

Baca Juga

Fasos Fasum Depok Belum Terdata

JAWA BARAT

DEPOK, (PRLM).- Data fasos-fasum yang wajib disediakan pengembang belum seluruhnya terdata oleh Pemkot Depok. Sementara pembangunan sarana layanan publik saat ini ada yang mengincar di lahan fasos-fasum karena keterbatasan lahan akibat laju pertumbuhan penduduk yang tinggi.

Penataan Kawasan Kumuh Berbanding Lurus Dengan Pembangunan SDM

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Penataan kawasan kumuh harus berbanding lurus dengan pembangunan sumber daya manusia.

Peserta BPJS Kesehatan di Cianjur Masih Minim

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Masih banyaknya masyarakat yang belum memahami pentingnya jaminan kesehatan, rupanya menjadi kendala tersendiri bagi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Terbukti hingga saat ini per Mei 2015, peserta BPJS di Kabupaten Cianjur baru mencapai 1.197.000 orang.

Satpol PP Subang Siap Tutup Paksa 17 Galian C

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).- Setelah menutup tujuh lokasi galian C tanpa izin di wilayah Kecamatan kasomalang, Satpol PP Pemkab Subang telah melayangkan surat teguran terhadap 17 lokasi galian C lainnya.