Beban Jalan Raya Semakin Berat

JAKARTA, (PRLM).- Beban angkutan jalan raya di kota-kota di Jawa Barat menuju Jakarta dinilai makin berat. Oleh karena itu, harus terus dicari solusi agar beban jalan bisa berkurang dan memanfaatkan jalur kereta api.

Wakil Menteri perhubungan Bambang Susantono menyatakan, pemerintah mendukung upaya-upaya pengurangan beban jalan, sehingga infrastruktur tersebut bisa bertahan lebih lama.

"Satu rangkaian kereta barang bisa mengurangi 40 hingga 60 truk di jalan raya sehingga mengurangi beban jalan yang membuat infrastruktur jalan lebih awet," kata Bambang di Jakarta, pekan lalu.

Hal itu dikatakan seusai penandatanganan kerja sama PT Kereta Api Indonesia dan PT Tirta investama (Danone Aqua). PT KAI akan membangun rel kereta api khusus barang sepanjang 20 kilometer rute Cicurug, Sukabumi ke Jakarta senilai Rp 2 triliun. Penandatangan kesepahaman itu dilakukan Dirut KAI Ignasius Jonan dan Presiden Direktur Danone Aqua Bernard Ducros.

Proyek ini untuk mengangkut 4.000 ton galon air per hari dan ditargetkan terealisasi pada 2013. "Untuk mewujudkan proyek ini, pemerintah menyediakan infrastruktur, khususnya rel barang tipe R54," kata Direktur Prasarana Perkeretaapian Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Arief Heryanto.

Disebutkan, rel yang ada sekarang yakni tipe R 33 tidak kuat untuk angkut kereta barang, maka harus diganti dengan R 54. Biaya pembangunan menelan Rp 100 miliar per km sehingga totalnya mencapai Rp 2 triliun.

Dana ini juga termasuk renovasi tiga stasiun antara Bogor dan Cicurug, dan perlu memperkuat jembatan. "Sepanjang jalur Cicurug-Jakarta, ada beberapa stasiun lama yang harus direhab, ada tiga stasiun antara Bogor dan Cicurug," ujarnya.

Arief menjelaskan untuk membangun rel R 54 khusus barang ini, pihaknya masih menyiapkan detail engineering desain (DED) dan ditarget selesai tahun depan, sehingga dapat melakukan konstruksi secepatnya, dan ditarget selesai seluruhnya dalam dua tahun pasca penandatangan MoU. (A-78/A-26).***

Baca Juga

REVOLVER  Colt .45 yang pernah dimiliki Jenderal George S. Patton terjual seharga US$ 75.000 pada lelang di Los Angeles.*

Kejagung Pastikan Eksekusi Mati Sebentar Lagi

JAKARTA, (PR).- Kejaksaan Agung memastikan eksekusi mati jilid III tinggal menunggu waktu. Pihaknya saat ini sudah mempersiapkan semuanya walaupun belum semuanya usai. Pihaknya pun belum bisa memastikan berapa banyak narapidana yang akan dieskekusi mati pada kali ketiga ini.

Muhadjir Effendy, Rektor UMM yang Produktif Menulis

MUHADJIR Effendy ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menggantikan Anies Baswedan. Sebelum ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir menjabat sebagai rektor kelima Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Tanggapan Ketum PP Muhammadiyah Tentang Muhadjir Effendy

YOGYAKARTA, (PR).- Penunjukkan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Muhadjir Effendy, sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, menggantikan Anies Baswedan, dinilai akan semakin memajukan dunia pendidikan.

Penyelamatan WNI Terkendala, Dua Sandera Sakit

JAKARTA, (PR).- Panglima TNI Gatot Nurmantyo menuturkan saat ini semua pihak belum bisa melakukan penyelamatan pada 10 Warga Negara Indonesia yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf sejak akhir Juni 2016 lalu. Hal itu terjadi karena kendala wilayah yang saat ini tertutup.