“PR” Raih Penghargaan “The Most Responsible Media Group”

JAKARTA, (PRLM).-Enam belas grup media meraih penghargaan yang digagas Group M, bertempat di Hotel Four Seasons, Jakarta, Senin (5/12) malam. “Pikiran Rakyat” mendapat penghargaan sebagai “The Most Responsible Media”.

Penghargaan dalam acara bertajuk "A Night to Remember" yang diselenggarakan Group M Award Celebrating Partnership tersebut diterima oleh Direktur Utama/Pemimpin Umum HU Pikiran Rakyat Joko Hendrarto.

Joko Hendrarto menuturkan, dengan diraihnya penghargan “The Most Responsible Media Group” ini membuktikan bahwa Pikiran Rakyat bertanggung jawab terhadap apa yang diberitakan dan dipublikasikan. “Komitmen PR melayani secara bertanggung jawab terhadap masyarakat pembaca dan masyarakat pengiklan,” ujarnya.

Dalam penganugerahan penghargaan ini tercatat terdapat enam media surat kabar. Kompas Group misalnya sebagai “The Most Powerful Media Group” dan Jawa Pos sebagai “The Most Credible Media Group”.

Lalu, Suara Merdeka sebagai “The Most Responsive Media, Kedaulatan Rakyat sebagai “The Classic Media”, dan Bali Post sebagai “The Most Valuable Media”.

Sebelas media lainnya adalah MNC Group sebagai “The Most Versatile Media Group), JDFI sebagai “The Most Creative Media Group”, Mahaka Group sebagai The Maverick Media Group”.

Kemudian Lippo Group sebagai “The Innovative Media Group”, Femina Group sebagai “The Fashionable Media Group”, MRA Group sebagai The Most Glamarous Media Group, Yahoo Indonesia sebagai “The Most Interactive Media”, EMTEK sebagai “The Dynamic Media Group”, VIVA sebagai “The Most Daring Media Group”, dan CT Corp sebagai The Most Entertaining Media Group.(A-94/A-89)***

Baca Juga

PETUGAS menyuntikkan vaksin meningitis kepada calon jemaah haji di Puskesmas Ciwidey, Jln. Babakan Tilu, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jumat (7/8/2015).

Perbedaan Harga Jadi Penyebab Munculnya Vaksin Palsu

JAKARTA, (PR).- Perbedaan harga vaksin diduga menjadi penyebab munculnya vaksin palsu. Kementerian Kesehatan menyatakan layanan kesehatan serta dokter yang terlibat dalam penyebaran vaksin palsu bisa terkena sanksi pidana.

Pengadilan Putuskan Johnson Ketua INSA

JAKARTA (PR).- Indonesian National Shipowner's kini memiliki ketua umum yang resmi secara hukum. Hal itu dipastikan setelah pengadilan negeri mengeluarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 492/PTG/2015/PN.JKT.PST dan mengesahkan Johnson W Sutjipto.