Hati-hati Terima Hibah Jet F-16 dari AS

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah dan DPR harus ekstra hati-hati mengeluarkan anggaran perbaikan 30 pesawat F-16 yang akan dihibahkan Amerika Serikat (AS) kepada Indonesia. Anggaran sebesar 750 juta dolar AS (sekitar Rp 7 triliun) itu bukan nilai yang sedikit untuk memperbaiki pesawat yang sudah tidak lagi digunakan oleh AS itu.

Pengamat pertahanan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Riefqi Muna mengatakan itu di Jakarta, Rabu (23/11).

Menurut Riefqi, segala bentuk akuisisi persenjataan itu harus diperhitungkan dengan matang, jangan sampai merugikan pihak Indonesia. “Artinya segala sesuatunya harus dihitung berdasarkan prinsip tata kelola good governance dari mulai konsep, pengembangan, maintenance, hingga evaluasi akhirnya,” ujarnya.

Selain itu, sumber anggaran yang akan digunakan untuk membayar biaya perbaikan pesawat-pesawat itu juga harus dipertimbangkan secara matang mengingat tidak ada dalam rencana anggaran yang telah ditetapkan. “Ini keanehan jika tiba-tiba ada pos pembiayaan akuisisi persenjataan,” katanya. (A-156/A-88)***

Baca Juga

Kasus Perdata, KPK Tangkap Santoso Panitera PN Jakpus

JAKARTA, (PR).- Penangkapan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Muhammad Santoso oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis 30 Juni 2016 malam berkaitan dengan kasus perdata yang ditangani di pengadilan tersebut.

Jakarta ke Purwokerto 30 Jam Saja!

PURWOKERTO, (PR).- Kemacetan parah yang terjadi mulai dari Brebes hingga Banyumas membuat waktu tempuh antara Jakarta hingga Purwokerto lebih panjang 22 jam dibanding kondisi normal yang hanya 8 jam.