Senjata Peninggalan Nazi Obyek Menarik di Museum

SOSOK senapan karaben Mauser M1898K (paling bawah) peninggalan Nazi Jerman di Museum Satria Mandala Jakarta.*
KODAR SOLIHAT/PRLM
SOSOK senapan karaben Mauser M1898K (paling bawah) peninggalan Nazi Jerman di Museum Satria Mandala Jakarta.*

JAKARTA, (PRLM).-Sosok sepucuk senapan karaben gerendel Mauser M1898K peninggalan Tentara Nazi Jerman di Jakarta yang terpajang di Museum TNI Satria Mandala Jakarta, menjadi salah satu obyek buruan pengunjung penggemar sejarah perang nasional. Mereka umumnya ingin melihat salah satu bukti, kehadiran pasukan Nazi Jerman melalui berpangkalan kapal selam (u-boat) mereka di Tanjung Priok di Jakarta pada Perang Dunia II (tahun 1944-1945).

Penggemar sejarah perang asal Bandung, Syarief dan Koko, yang mengunjungi Museum Satria Mandala, Rabu (15/11), menyebutkan, yang menjadi daya tarik lainnya, bahwa pada senapan Mauser M1898K tersebut masih ada cap elang swastika Wehrmacht. Senapan Mauser M1898K sendiri tergolong produk langka yang dipajang pada berbagai museum sejarah militer di Indonesia.

"Memang banyak yang kurang mengetahui bahkan tak percaya jika pasukan Nazi Jerman pernah ada di Indonesia pada zaman Perang Dunia II, apalagi di berbagai pelajaran sekolah tak disebut-sebut. Namun melalui peninggalan yang masih ada di museum, termasuk tampilan senapan M1898K menjadi bukti dan daya tarik penelusuran sejarah perang di Indonesia," kata Syarief.

Hanya saja, kata mereka, sejumlah penggemar sejarah militer Indonesia juga menyesalkan, tak nampak lagi pistol mitraliur MP-40 yang merupakan ciri khas pasukan Nazi Jerman. Seingat mereka, sampai 20 tahun lalu, pernah ada museum entah di Jakarta atau Bandung, pernah memajang MP-40 pada display senjata peninggalan zaman revolusi fisik (tahun 1945-1949).

Sementara itu, beberapa petugas Museum Satria Mandala, mengatakan, mereka baru mengetahui jika di antara tampilan display ada peninggalan senjata dari Nazi Jerman. Mereka mengaku agak repot menerangkan saat sejumlah pengunjung bertanya-tanya asal-usul senjata tersebut, dan hanya dapat dijawab ini hasil rampasan dari pasukan asing tahun 1945. (A-81/kur) ***

Baca Juga

Kasus Setya Novanto Turunkan Elektabilitas Golkar di Jabar

JAKARTA, (PR).- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut gonjang-ganjing yang terjadi pada tubuh partai berlambang pohon beringin itu berdampak besar pada menurunnya elektabilitas Partai Golkar secara nasi

Jokowi: Semua TKI Harus Punya Paspor

KUCHING, (PR).- Presiden Joko Widodo bertemu dengan masyarakat Indonesia di Sarawak yang digelar di Stadium Perpaduan, Kuching Sarawak, Malaysia pada Rabu, 22 November 2017.

Malaysia Pulangkan 308 WNI Bermasalah

NUNUKAN, (PR).- Pemerintah Kerajaan Malaysia memulangkan lagi 308 warga negara Indonesia (WNI) bermasalah yang bekerja di Negeri Sabah melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Abraham Samad: KPK Akan Menang

JAKARTA, (PR).- Mantan Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Abraham Samad meyakini KPK dapat memenangi praperadilan yang diajukan kembali oleh Setya Novanto.