Kuningan Pertahankan Adat Seren Taun

SENI BUDAYA
SEKELOMPOK pemudi dengan membawa padi, merupakan salah satu prosesi upacara seren taun yang digelar setiap tanggal 22 Rayagung yang dipusatkan di Gedung Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur Kab. Kuningan, pada tahun 2010 lalu.*
TOTO SANTOSA/’’PRLM’’
SEKELOMPOK pemudi dengan membawa padi, merupakan salah satu prosesi upacara seren taun yang digelar setiap tanggal 22 Rayagung yang dipusatkan di Gedung Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur Kab. Kuningan, pada tahun 2010 lalu.*

KUNINGAN, (PRLM).- Upacara seren taun di Cigugur Kuningan kembali bakal digelar bertepatan dengan tanggal 22 Rayagung 1944 Saka Sunda, pada Sabtu (19/11) mendatang. Berbagai acara dipusatkan di Cagar Budaya Nasional Paseban Tri Panca Tunggal, Cigugur Kab.Kuningan.

Menurut Ketua Panitia, R. Nana Gumilang Kencana Galih, pada acara seren taun di Cigugur akan diisi berbagai kegiatan terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat adat, mulai kegiatan damar sewu, karinding kontemporer, pesta dadung, tari Pwah Aci, ngareremokeun hingga penumbukkan padi sehingga pelaksanaan seren taun akan lebih bermakna.

Adat upacara seren taun sejak beberapa dasawarsa sampai saat ini masih tetap bertahan di Kab. Kuningan khususnya di Cigugur. Hal serupa ini sudah semakin langka di beberapa daerah, maka warga Kuningan harus bersyukur masih bisa bertahan memelihara budaya ini.

Tentunya bagi pemerintah daerah merupakan asset yang multifungsi, maka ke depannya peran pemda sangat diharapkan untuk pro aktif dalam mempromosikan budaya tersebut ke berbagai daerah bahkan mancanagara. “Pemda selain berperan dan mengharmonisasikan budaya tersebut sesuai perkembangan jaman, juga diharapkan melalui momentum semacam ini dapat dilakukan sentuhan budaya dalam bentuk kemasan seni dengan tidak mengurangi arti filosofis seren taun dari akar budayanya,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kab. Kuningan Oyo Sukarya, S.E., seusai menyaksikan acara pesta dadung, Selasa (15/11).

Upacara seren taun yang digelar setiap tanggal 22 Rayagung di Cigugur Kab.Kuningan, ujar Oyo, agar dijadikan bulan prestasi, mawas diri sekaligus bersyukur kepada Tuhan YME karena acara ini sebagai asset budaya bangsa yang penuh dengan simbol-simbol filosofis untuk berperan sebagai warga dan bangsa yang baik. (A-164/A-88)***

Baca Juga

Adegan 'Perkosaan' di Opera Disoraki Penonton

SENI BUDAYA

LONDON, (PRLM).- Malam pembukaan pementasan tentang William Tell di Royal Opera House London diwarnai teriakan mengejek karena adanya adegan perkosaan tanpa busana.

Mitembeuyan untuk Mipit Kujang Jaga Pangarang

SENI BUDAYA
Mitembeuyan untuk Mipit Kujang Jaga Pangarang

BANDUNG, (PRLM).- Warga Pangarang Dalam RW 09 Kelurahan Cikawao Kec. Lengkong Kota Bandung dan Paguyuban Sunda Matih gelar upacara tradisi Mintembeuyan. Tradisi digelar dalam rangka memulai pembangunan Patung Kujang Raksasa dan Wisata Budaya Terpadu Pangarang Dalem Kaum Bandung.

DKJ Gelar Pameran dan Malam Pertunjukan 80 Tahun Slamet Abdul Sjukur

SENI BUDAYA

JAKARTA, (PRLM).-Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dan Akademi Jakarta mengadakan program pameran karya dan malam pertunjukan “80 Tahun Slamet Abdul Sjukur”.

Bermuncunlan Kritik, Patung Nefertiti Akhirnya Diturunkan

SENI BUDAYA
SEORANG warga Mesir, Wael Saad, membandingkan patung Nefertiti tahun 2015 dan tahun 1345.*

KAIRO, (PRLM).- Dewan Kota Samalut di Mesir akhirnya menurunkan tiruan patung Nefertiti yang disebut-sebut lebih mirip dengan monster Frankenstein dibanding ratu yang cantik tersebut.

Patung itu dipesan untuk didirikan di gerbang masuk kota.