Jumlah Anggota DPR Perempuan Masih Minim

BANDUNG, (PRLM).-Jumlah anggota DPR RI dari kalangan perempuan saat ini ada 108 orang. Angka itu hanyalah 18 persen dari total anggota DPR RI yang mencapai 560 orang. Jumlah itu masih jauh dari kuota anggota legislatif perempuan yang minimal mencapai 30 persen.

Meski keterwakilan perempuan di parlemen itu sudah ada, tapi belum tentu para anggota legislatif itu memahami isu-isu tentang perempuan. "Itu yang menjadi pertanyaannya. Mereka belum tentu semuanya paham soal isu-isu perempuan ataupun paham soal politik," kata anggota Komisi II DPR RI Nurul Arifin dalam "Diskusi Publik Pendidikan Politik Bagi Perempuan" di Gedung ICMI Jabar, Jln. Cikutra, Kota Bandung, Rabu (9/11).

Untuk itulah, perlu lebih banyak perempuan yang terjun ke dunia politik. Untuk masuk ke politik, satu-satunya cara ialah bergabung dalam sebuah partai politik. "Tidak haram kok masuk parpol. Apalagi jika ingin menjadi anggota dewan, ya satu-satunya cara ialah aktif di parpol," ujarnya.

Selain dihadiri Nurul Arifin, acara tersebut juga menghadirkan sejumlah pembicara. Mereka antara lain Ny. Netty Prasetyani Heryawan, Antiq Bintari (dari Puslit Wanita Unpad), dan Evie Ariadne Shinta Dewi (dari Divisi Peranan Perempuan ICMI Orwil Jabar).

Sementara itu, Ny. Netty Prasetyani Heryawan yang juga sebagai narasumber mengemukakan, perempuan yang cerdas politik akan membawa demokrasi Indonesia yang berkualitas. "Jika perempuan terdidik politik, dampaknya sangat luar biasa. Konsep demokrasi yang menganut trias politika, akan berjalan dengan baik," katanya. (A-128/A-89)***

Baca Juga

Wajah Perubahan Berganti Menjadi Status Quo

BANDUNG, (PR).- Keterwakilan wajah-wajah perubahan diganti dengan wajah status quo dalam langkah politik reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo.

Pilkada Serentak di Jabar 2015, Golput Tertinggi

BANDUNG, (PR).- Angka partisipasi pemilih pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak di Jawa Barat tahun 2015 lalu, paling rendah dibandingkan dengan proses pelaksanaan pemilihan umum di Jawa Barat lainnya, seperti pemilihan gubernur tahun 2013, pemilihan legialif dan presiden 2014.

PKS Belum Resmi Dukung Sandiaga Uno

JAKARTA, (PR).- Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menegaskan jika secara definitif, PKS belum mendukung bakal calon gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno karena pembicaraan terkait hal itu belum selesai.