Tukang Memperbaiki Karya Seni Temukan Tokoh Iblis di Lukisan Giotto

REUTERS/PRLM

ROMA, (PRLM).- Seorang tukang memperbaiki karya seni telah menemukan tokoh iblis yang tersembunyi di gambar awan di salah satu lukisan dinding paling terkenal Giotto di Basilica of St Francis di Assisi, kata beberapa pejabat gereja, Sabtu (5/11).

Iblis tersebut tersembunyi di perincian awan di atas gambar dinding nomor 20 di lingkaran pemandangan dalam kehidupan dan kematian St Francis, yang digambar oleh Giotto di Bondone pada Abad Ke-13.

Temuan itu dibuat oleh ahli sejarah seni Italia, Chiarra Frugone. Gambar tersebut memperlihatkan profil satu tokoh dengan hidung melengkung, senyum licik dan tanduk gelap yang tersembunyi di antara awan di panel pemandangan yang menggambarkan kematian St Francis.

Tokoh itu sulit dilihat dari lantai basicilica tapi muncul dengan jelas di dalam gambar yang diperbesar.

Sergio Fusetti, pemimpin tukang memperbaiki karya seni basilica, mengatakan Giotto barangkali tak pernah ingin gambar iblis tersebut menjadi bagian utama lukisan dinding itu dan mungkin telah melukisnya di antara awan "untuk sedikit bersenang-senang".

Master lukis tersebut mungkin telah menggambar seseorang yang ia kenal dengan melukiskannya sebagai iblis di dalam gambar dinding itu, kata Fusetti di jejaring biara tersebut.

Karya seni di basilica di biara itu, tempat Sr Francis dikuburkan, terakhir kali diperbaiki setelah basilica tersebut rusak parah akibat gempa Bumi pada 1997. (rtr/das)***

Baca Juga

Hasil Sementara, Clinton Unggul atas Trump

NEW YORK, (PR).- Setelah melalui proses pilpres yang melelahkan selama 18 bulan, termasuk berkampanye secara intensif dalam empat bulan terakhir, kini tiba saatnya capres Partai Demokrat Hillary Clinton (69) dan capres Partai Republik Donald Trump (70), menghadapi penilaian akhir dari rakyat AS.

Hillary Clinton Salahkan Direktur FBI Sebagai Biang Kekalahannya

NEW YORK, (PR).- Hillary Clinton dengan legawa mengakui kekalahannya pada pilpres lalu, kendati secara "popular votes", Hillary sebenarnya unggul tipis atas Donald Trump. Selisih suara di antara keduanya, seperti dilaporkan Reuters, Minggu 13 November 2016, mencapai 600.000 suara.

Aktivis Desak Penghitungan Suara Pilpres AS Diulang

WASHINGTON, (PR).- Hasil pilpres AS secara resmi baru akan diumumkan pada 29 November mendatang. Sepekan menjelang pengumuman tersebut, sejumlah aktivis dan akademisi mendesak otoritas berwenang AS untuk menghitung ulang hasil pemilu di Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin.