Mahasiswa Indonesia Bawa 18 Karya
BANDUNG,(PRLM).- Tak kurang dari 18 karya ciptaan mahasiswa dan para profesional asal Indonesia akan bersaing dalam kompetisi internasional Asia Pasific ICT Alliance (APICTA) Awards, di Thailand yang berlangsung 8-11 November mendatang.
Karya-karya dalam bidang ICT ini akan bersaing bersama ratusan karya lainnya dari berbagai negara se-Asia Pasifik.
Ketua Delegasi Indonesia Didik Partono saat dihubungi Jumat (4/11) menjelaskan, akan ada 15 negara yang ikut serta dalam ajang bergengsi ini. Selain Indonesia, peserta berasal dari Malaysia, Singapura, Thailand, Australia, Brunei Darrusalam, Srilangka, Hongkong, dan beberapa negara Asia Pasifik lainnya.
"Dalam kompetisi nanti ada 17 kriteria yang dipertandingan. Ratusan karya yang ikut serta. Bukan hanya mahasiswa, ada juga kalangan profesional yang ikut. Semuanya campur, bukan hanya perorangan tetapi juga dalam bentuk tim," ujarnya.
Peserta dari Indonesia sendiri, kata Didik, berasal dari mahasiswa dan juga profesional. Setidaknya ada lima universitas yang ikut serta dalam ajang ini. Tiga di antaranya merupakan kampus asal Bandung Jawa Barat.
"Ada Universitas Komputer Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Telkom, Bina Nusantara, dan Amikom Yogyakarta. Sisanya dari berbagai kalangan profesional," katanya.
Rencananya, kata Didik, delegasi Indonesia akan bertolak pada Senin (7/11). Selama berkompetisi para peserta akan melakukan presentasi produk yang dihasilkan di hadapan juri. "Pengumumannya akan dilaksanakan pada 11 November. Jurinya dari berbagai negara termasuk Indonesia. Ada sekitar lima juri yang berasal dari Indonesia," ungkapnya.
Apicta merupakan ajang penghargaan yang digelar setiap tahun yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ICT dalam masyarakat dan membantu menjembatani kesenjangan digital. Ajang ini memberikan kesempatan untuk memperluas jaringan dan produk benchmarking untuk inovator ICT dan pengusaha di wilayah Asia khususnya. Selain itu, program inipun dirancang untuk merangsang inovasi TIK, kreativitas, meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan, memfasilitasi transfer teknologi, dan menawarkan peluang bisnis. (A-157/A-26).***
Post new comment