Penyelidikan Pabrik Pencemar Lingkungan Terhambat Hujan

SOREANG, (PRLM).- Beberapa perusahaan sedang diselidiki Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kab. Bandung dan Satuan IV Dirkrimsus Polda Jabar. Namun, proses penyelidikan itu terhambat akibat turun hujan dalam beberapa hari ini sehingga kesulitan mendapatkan sampel limbah maupun pembuangan ilegal limbah.

“Setidaknya ada tiga pabrik yang sedang diselidiki intensif, namun kami mengalami masalah setelah beberapa hari ini turun hujan sehingga prosesnya dihentikan dulu,” kata Kabid Penegakkan Hukum dan Kemitraan Lingkungan BPLH Kab. Bandung, Agus Maulana, di ruang kerjanya, Rabu (2/11).

Diberitakan sebelumnya, BPLH Kab. Bandung dan Satuan IV Dirkrimsus Polda Jabar mengadakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terhadap PT Saf di Jln. Raya Pameungpeuk yang diduga kuat tidak mengelola limbahnya dengan baik. Pihak pabrik membuang limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B-3) sembarangan dan memiliki saluran pembuangan ilegal limbah yang langsung ke aliran sungai.

Menurut Agus, tiga pabrik itu berada di Kec. Banjaran, Baleendah, dan Majalaya yang sebelumnya sudah diperingatkan, namun tetap membandel. “Tak jarang pihak pabrik menyebutkan nama-nama pejabat yang dianggap bisa melindunginya seperti pejabat di pemerintah pusat maupun Pemprov Jabar. Kami tak peduli dengan adanya oknum pejabat yang katanya melindungi pabrik karena pabrik telah membuat kerusakan lingkungan Kab. Bandung,” ujarnya.

Hanya saja, kata Agus, proses penyelidikan sementara dihentikan karena turun musim hujan. “Kalau musim hujan tak akan terlihat jelas limbah pabrik yang dibuang seenaknya terutama limbah cair," katanya.(A-71/kur)***

Baca Juga

DPRD Jabar Dorong Pemerintah Sertakan Modal ke BPR

BANDUNG,(PR).- Pansus V DPRD Jawa Barat yang membahas Raperda terkait pembentukan BUMD dan Penyertaan Modal sepakat mendorong pemerintah dalam menyertakan modal ke Bank Pembangunan Rakyat (BPR), terutama terhadap delapan BPR yang merupakan hasil penggabungan (merger).

Cari Bukti Kartu BPJS Palsu, LPM Rumah Peduli Dhuafa Digeledah

CIMAHI, (PR).- Menindaklanjuti pengembangan kasus dugaan pemalsuan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan, Satreskrim Polres Cimahi melakukan penggeledahan sekretariat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Rumah Peduli Dhuafa (RDP) di Jalan Sangkuriang Kota Cimahi, Selasa, 26 Juli 2016.

Hanya 2 Hari, Kartu BPJS Palsu Selesai Dibuat

NGAMPRAH, (PR).- Pernyataan mengejutkan dikatakan seorang keluarga korban BPJS Kesehatan palsu dari Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu 27 Juli 2016.