Bertempur di Ketinggian 65.000 Kaki

Pesawat tak Berawak Bisa Diam di Udara Selama 4 Hari

HORISON
PESAWAT berawat Phantom Eye buatan Boeing.*
DAILY MAIL/PRLM
PESAWAT berawat Phantom Eye buatan Boeing.*

SACRAMENTO, (PRLM).- Penerbangan perdana pesawat tak berawak revolusioner yang dapat tinggal di udara selama empat hari di ketinggian 65.000 kaki, kini tinggal beberapa hari lagi.

Phantom Eye, yang dibuat oleh divisi rahasia Boeing Phantom Works, berbahan bakar hidrogen dan dirancang untuk melaksanakan misi pengawasan dan pengintaian di ketinggian.

Penerbangan perdananya akan berlangsung di Edwards Air Force Base di California dan diperkirakan berlangsung antara empat dan delapan jam.

Teknologi pesawat tanpa awak yang sedang dikembangkan oleh Phantom Works ini, suatu saat akan memicu pertempuran udara antara pesawat tak berawak.

"Phantom Eye adalah yang pertama dari jenisnya dan bisa membuka pasar baru dalam pengumpulan data dan komunikasi," kata Darryl Davis, presiden Boeing Phantom Works, seperti dikutip laman Daily Mail, Senin (31/10).

"Sistem propulsi hidrogen akan menjadi kunci keberhasilan Phantom Eye. Hal ini sangat efisien dan menawarkan bahan bakar yang lebih ekonomis, dan produk sampingnya hanya air," tambahnya. (Aya/das)***

Baca Juga

Ebola Timbulkan Kerusakan yang Lebih Parah pada Bayi

HORISON

LONDON, (PRLM).- Ebola tampaknya menimbulkan kerusakan yang lebih parah pada bayi daripada orang dewasa. Penyakit itu membunuh 90 persen bayi di bawah usia satu tahun yang terinfeksi, demikian temuan penelitian baru.

Fitur Panggilan Suara WhatsApp Segera Hadir

HORISON

CALIFORNIA, (PRLM).- Fitur panggilan suara (voice call) atau panggilan telepon pada WhatsApp dipastikan akan segera hadir untuk seluruh para penggunanya.

Tempuh Perjalanan 19 Jam

Solar Impulse-2 Kembali Mengangkasa

HORISON

NANJING, (PRLM).- Pesawat bertenaga surya, Solar Impulse-2, kembali mengangkasa dalam misi keliling dunia. Kali ini tujuannya adalah Kota Chongqing di Cina.

Sepersepuluh Anak Belasan Tahun Kecanduan Pornografi

HORISON

LONDON, (PRLM).- Sepersepuluh dari anak berumur 12-13 tahun dikhawatirkan "kecanduan" pornografi, demikian hasil penelitian badan pencegahan kekejaman terhadap anak di Inggris.