Encas Tonif: Mamic Terkesan Tidak Berani dan Takut Dikritik

PERSIB

BANDUNG, (PRLM).- Pelatih Persib Bandung Drago Mamic dinilai kurang berani dalam melakukan persiapan tim menghadapi kompetisi. Mantan pemain Persib Bandung Encas Tonif mengatakan, pelatih terlalu banyak menunjukkan kekhawatiran dan terkesan tidak berani.

"Yang namanya persiapan jangan takut. Jangan belum apa-apa, tapi sudah takut. Takut dikritik atau dihujat oleh bobotoh. Jangan takut," ujarnya ketika ditemui di Satdion Siliwangi, Bandung, Minggu (30/10) sore.

Hal tersebut dilontarkannya menanggapi minimnya tim "Maung Bandung" melakukan laga uji coba dalam masa persiapan lebih dari satu bulan lalu. Dia menuturkan, seharusnya pelatih lebih berani untuk melakukan pertandingan-pertandingan eksebisi.

Beberapa kali terakhir ini, Persib memang dihadapkan beberapa kendala saat akan menggelar laga uji coba. Pertama saat tim nasional U-23 meminta Persib untuk menjadi lawan tanding anak asuh pelatih Rahmad Darmawan tersebut.

Namun saat itu pelatih menilai pemainnya belum siap karena baru menggelar persiapan. Timnas U-23 kembali meminta Persib untuk menjadi lawan dalam pertandingan uji coba. Namun lagi-lagi permintaan tersebut tidak bisa terlaksana karena terkendala masalah waktu dan tempat uji coba. Timnas meminta uji coba digelar pada hari Jumat di Cilegon, namun Persib sudah memprogramkan uji coba untuk dilangsungkan pada hari Minggu.

Terakhir, laga uji coba yang sejatinya dilakoni Airlangga Sucipto dkk. pada Minggu (30/10) melawan Persikab Kabupaten Bandung juga terpaksa batal digelar. Kali ini, masalah lapangan yang menjadi kendala.

Kali ini, Persib mendapatkan tawaran untuk berlaga di Turnamen Inter Island Cup 2011. Bahkan Persib juga sudah menerima surat penunjukkan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen tersebut selain Samarinda dan Malang.

Encas menuturkan, turnamen tersebut sebaiknya disambut baik oleh "Maung Bandung". Menurut dia, Persib sebaiknya berpartisipasi dalam ajang tersebut sebagai salah satu persiapan daripada menunggu ketidakjelasan kompetisi saat ini.

"Kalau memang masih dipertimbangkan mungkin manajemen masih memikirkan masalah anggaran, atau perizinan. Tapi saya pikir sebaiknya segera putuskan, jangan membuang kesempatan lagi," katanya.

Manajemen Persib saat ini memang masih belum memutuskan apakah akan mengikuti gelaran IIC 2011 tersebut. Musim lalu, IIC merupakan turnamen yang digelar sebagai pertandingan pra-musim sebelum Liga Super Indonesia dimulai.

Selain itu, menurut dia, pelatih juga jangan takut untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut hanya karena komposisi pemain yang tidak lengkap. Seperti diketahui, pada 1 November ini lima pemain Persib harus memenuhi panggilan tim nasional. Kondisi tersebut membuat Persib kembali tidak komplit, padahal pelatih Drago Mamic ingin timnya utuh dalam masa persiapan kedepan.

Encas berharap, Persib akan lebih agresif teruatam dalam masalah persiapan tim. Selain itu, dia juga berharap Persib bisa segera mengambil keputusan terkait liga yang akan diikuti baik Liga Prima Indonesia maupun Liga Super Indonesia. (A-197/das)***

Baca Juga

Djadjang Nurdjaman akan Ikuti Pelatihan di Inter Milan

PERSIB

BANDUNG, (PRLM).- Memasuki minggu kedua awal tahun 2016, Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Glenn Sugita mengajak semua pihak tetap semangat bekerja keras untuk Persib. Ajakan itu disampaikannya melalui akun twitter pribadinya, @glennPersib

Taufiq Semangat Bersaing dengan Pemain Muda

PERSIB

BANDUNG (PRLM).- Gelandang Persib, Taufiq mengaku masih semangat untuk bersaing dengan para pemain yang lebih muda. Saat ini, banyak posisi pemain tengah yang usianya relatif muda, seperti Rahmad Hidayat, Kim Jefri Kurniawan, M. Agung Pribadi atau pemain Diklat PERSIB, Gian Zola.

Vladimir Vujovic Bahagia Bisa Gabung Persib Lagi

PERSIB

BANDUNG, (PRLM).- Bek tengah asal Montenegro, Vladimir Vujovic tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya karena dapat kembali ke Bandung. Kota tempat Persib berada ini sudah dianggap sebagai rumah keduanya. Kondisi berbeda dengan kondisi negara asal istrinya, Serbia.

Setahun Belajar di Inter Milan, Djanur Sampaikan Salam Perpisahan

PERSIB

BANDUNG, (PRLM).- Pelatih Djadjang Nurdjaman menyampaikan salam perpisahan dengan tim Persib di Lapangan Futsal Ciujung, Senin (11/1/2015). Djadjang berencana pergi ke Italia untuk berguru ilmu ke Inter Milan selama satu tahun.