Selasa, 21 May, 2013

Sertifikasi Guru Tahun 2012 Gunakan Sistem Online

"PRLM"
"PRLM"
WEBSITE sergur.pusbangprodik.org.*

JAKARTA, (PRLM).- Berdasarkan hasil evalusi pelaksanaan sertifikasi guru dari tahun ke tahun, ada empat hal yang merupakan perbaikan pada pelaksanaan sertifikasi guru tahun 2012, yaitu penetapan peserta melalui sistem daring (online system). Lalu, uji kompetensi, perankingan dimulai dari usia, masa kerja, dan golongan. Selain itu, penjadwalan.

Salah satu bagian penting dalam pelaksanaan sertifikasi guru adalah proses rekrutmen dan penetapan calon peserta. “Pada tahun ini, proses penetapan peserta berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu dipublikasikannya daftar nama calon peserta sertifikasi guru sebelum ditetapkan sebagai peserta dengan tujuan untuk menjamin objektivitas dan keadilan,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemdikbud, Syawal Gultom di Gedung D Kemdikbud Senayan Jakarta, Rabu (26/10).

Dijelaskan Syawal, sistem dan mekanisme rekrutmen peserta sertifikasi guru harus memenuhi prinsip keadilan dan akuntabel. Oleh karena itu, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemdikbud membangun Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG) yang hasilnya dapat diakses oleh guru calon peserta sertifikasi.

“Data guru yang ditampilkan sebagai calon peserta sertifikasi diambil dari database NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) hasil perbaikan per tanggal 30 September 2011,” jelasnya.

Daftar calon peserta sertifikasi guru dapat diakses di website sergur.pusbangprodik.org.

NUPTK sendiri adalah suatu nomor registrasi khusus yang diberikan kepada pendidik (guru) dan tenaga kependidikan oleh Kemdikbud.

Syawal menuturkan, data guru yang ditampilkan adalah guru yang memenuhi persyaratan sertifikasi guru dan belum memiliki sertifikat pendidik. Apabila ditemukan data yang tidak benar dan tidak tepat, dapat menghubungi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat untuk perbaikan data dengan membawa bukti dokumen data diri sebagai bahan pendukung untuk memperbaiki data NUPTK.

“Perbaikan data calon peserta sertifikasi guru berakhir pada 1 Desember 2011,” katanya.

Per tanggal 2 Desember 2011, daftar peserta yang ditampilkan dalam website adalah daftar nama peserta sertifikasi guru final sesuai dengan jumlah kuota masing-masing kabupaten/kota untuk proses pemberkasan lebih lanjut.

Bagi daerah yang belum dapat mengakses data tersebut melalui internet, dapat berkoordinasi dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) setempat. (A-94/A-88)***

mohon maaf, kami pikirsemua

Anonymous's picture

mohon maaf, kami pikirsemua panitia sergur (PSG) baik pusat maupun daerah, terutama pihak kemndiknas kirax harus mengawasi proses rekruitmen bakal calon peserta sergur di diknas kab/kota. kami menemukan banyak kejanggalan n hasil investigasi kami bahwa indikasi kuat terjadi permainan kotor alias KKN di tingkat kabupaten dalam hal perengkingan bakal calon peserta. di bbrp kabuptn di sultra,khususnya kabupaten bombana (yg tlah diinvestigasi),kami menenmukan bbrpa calon pserta tahun 2012(sudah perengkingan) adlah guru yg masa kerjax baru 3 tahun(krna TMT CPNSD bulan maret 2009). semntara data pserta sbgmn di website info sergur kemendiknas,rata2 masa kerja yg brsangkutan adlah 7 tahun. ini sangat aneh krna mereka(guru ybs) mendapatkan gelar sarjanax tahun 2007 n 2006. bgmn ini bisa terjadi??? kok guru juga pandai berbohong!!!!!
inikan justru memperparah wajah pendidikan kita??
kami hanya berharap agar hal ini bukan merupakan kerjasama yg baik alias talitemali dgn pihak kemendiknas.
olehnya itu,sebelum proses PLPG d mulai, pihak kemndiknas harus turun lapangan melakukan verifikasi data ulang trhadap smua mereka yg telah dinyatakan layak sergur tahun 2012. mengapa??? karna banyak data palsu yg dikirimkan oleh PSG d tingkat kabupaten/kota hanya krn KKN (suap). troims,,,,,

mohon maaf kepada semuanya

Anonymous's picture

mohon maaf kepada semuanya terutama yang berpropesi guru, jujur sy pun guru di sekolah swasata...yang sampai sekarang belum mendapatkan kesempatan sertifikasi sementara masa kerja sudah kurang lebih 9 tahun, menyikapi persoalan teman-teman guru sy sadar betul akan kebutuhan hidup kita...tp sy pun mengamati perkembangan pendidikan di negara kita, kenapa ketika kesejahteraan guru itu meningkat justru kualitas anak didik malah berbanding terbalik? apa ini dampak yg di harapkan pemerintah saat guru nya sejahtera??? coba kita tengok sejarah perkembangan pendidikan di negara kita...dulu orang luar negara dtg ke indonesia utk belajar nah sekarang terbalik. sebenarnya mau di bawa kemana pendidikan di negara kita, mau buat cari keuntungan komersil kah atau benar2 untuk peningkatan mutu pendidikan??? sementara yg di ributkan tidak jauh dari himpitan dan keluhan ekonomi jadi guru, kalo gk mau sengsara jd guru mendingan cari usaha lain yg lebih jelas hasilnya.

sertifikasi faktanya

Anonymous's picture

sertifikasi faktanya dibeberapa sekolah tidak memiliki korelasi dengan tingkat profesionalitas sebagaimana legalisasi kemampuannya/sertifikat. Masih banyak guru yang habis-habisan mensiati segala untuk terjaring sertifikasi dengan mengenyampingkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pendidik. kalau mau objektif lembaga penjamin mutu seharusnya turun langsung/observasi ke sekolah mencari siapa yang layak untuk disertifikasi, karena sistem yang sekarang rentan kecurangan dan manipulasi.

kita sangat menghargai niat baik pemerintah dengan mengadakan program sertifikasi untuk guru, karena di sisi kesejahteraan khususnya untuk guru honorer meningkat. tapi esensi dari profesionalitas nya jauh panggang dari api, dibeberapa sekolah banyak ditemukan kesenjangan antara rasionalitas jam mengajar dengan jumlah rombel yang terdapat disekolah tersebut. banyak guru sertifikasi tak ubahnya seperti seorang profesinal bergaya intelek, tapi kenyataannya dilapangan tidak memiliki semangat dan konsep yang jelas dalam melaksanakan pembelajaran terhadap anak didiknya, hal ini juga berbanding lurus dengan tingkat kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menuntaskan proses kegiatan belajar mengajarnya.

ini hanya sebagai masukan saja kepada lembaga penjamin mutu khususnya pemerintah, bahwa sertifikasi belum menyentuh tujuan yang sesungguhnya, baru dijadikan ajang perbaikan tingkat kesejahteraan saja, belum kepada tujuan yang sesungguhnya. coba tolong untuk lebih objektif dalam perekrutan sertifikasinya.

Sertifikasi bukan solusi

Anonymous's picture

Sertifikasi bukan solusi meningkatkan profesional guru tapi hanya untuk meningkatkan kesejahteraan guru belaka, padahal gaji nya saja sudah besar ngapain dikasih tunjangan sertifikasi segala itu adalah salah satu pemborosan uang negara saja.
Guru-guru sekarang mata duitan tidak baik dijadikan tauladan anak-anak didiknya, kalau uangnya besar mau mengajar tapi kalau uangnya kecil males-malesan mengajarnya.

Mudah - mudahan anda adalah

Anonymous's picture

Mudah - mudahan anda adalah orang terakhir dan akan menjadi fosil karena pikirannya yang aneh. Mungkin Anda pikir guru mendidik dan mengajar tidak pake tenaga dan pikiran, tidak perlu makan dan minum dan tidak butuh hidup layak. Cukup makan angin atau asap kemenyan ( kayak genderwo ). Kenapa anda tidak protes pegawai pajak yang dapat remunerasi sekalipun gaji nya sdh fantastis, remunerasi TNI/POLRI, PNS PEMPROV/PEMDA tanpa perlu repot harus sertifikasi, PLPG dsb seperti guru?

apa yang anda katakan tidak

Anonymous's picture

apa yang anda katakan tidak sepenuhnya benar, jika dikatakan guru zaman sekarang mata duitan, lalu untuk apa mereka (para guru) mau mengabdi bertahun-tahun bahkan puluhan tahun mengajar dan mendidik anak-anak yang masih butuh bimbingan dan pendidikan. Program sertifikasi guru yang digulirkan pemerintah merupakan salah satu program real dan positif yg harus disikapi dgn bijak, bukan dgn berkomentar semau gue dan seenak wudele dewe.
gaji guru besar adalah sebuah mimpi karena pada kenyataannya banyak guru honorer dan guru yg mengajar di daerah pedalaman yg gajinya sangat jauh dari cukup, jika anda mengatakan gaji guru besar itu adalah guru yang sudah diangkat menjadi PNS dan guru yg telah lolos sertifikasi atau inpassing atau guru yg mengajar di sekolah swasta ternama. jadi salah besar jika anda katakan gaji guru itu besar dan hanya menghambur-hamburkan uang negara dgn program sertifikasi guru.
yang perlu anda ingat dan anda camkan adalah tidak semua guru bermata duitan dan mempunyai mental malas jika digaji minim, dan andapun wajib tahu tidak ada asap jika tida api, semuanya ada sebab akibat, mengapa guru kinerjanya kurang memuaskan, bisa jadi ini ada hubungannya dgn penghasilan yg minim.
Anda mestinya introspeksi diri, seandainya profesi anda sekarang dgn pekerjaan yg setumpuk dan pulang hingga sore tapi anda digaji dgn nominal 200rb rupiah???

kenapa mau menjadi guru ?

Anonymous's picture

kenapa mau menjadi guru ?

anda itu type orang SMS

Anonymous's picture

anda itu type orang SMS (Seneng Melihat orang Susah) / (Susah Melihat orang Seneng)...Biarkan guru gajiannya besar biar dapur te2p ngebul, istri terhibur, anak2nya tumbuh subur,,,guru hrs dituntut betul2 profesional biar anak bangsa punya bekal pendi2kan & berakhlak mulia, jgn di ributi bayarannya dong..kasihan, nanti anda bisa kualat lho..

makanya di kasih sertifikasi

Anonymous's picture

makanya di kasih sertifikasi biar uangnya lebih banyak...dan gak males malesn ngajarnya.............gimana sih anda ini.........koment tp komennya di jawab sendiri...lucu...

dulu pada tahun 1990-an gaji

Anonymous's picture

dulu pada tahun 1990-an gaji guru cuma 80.000-an kami tetap ngajar kalau sekarang ada kenaikan gaji guru itu sudah wajar masa' guru ga' boleh sejahtera masa' harus miskin terus kalau ada yang ngomong seperti hamba Allah yang seperti di atas itu tinggalane orde baru

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR