Sertifikasi Guru Tahun 2012 Gunakan Sistem Online

JAKARTA, (PRLM).- Berdasarkan hasil evalusi pelaksanaan sertifikasi guru dari tahun ke tahun, ada empat hal yang merupakan perbaikan pada pelaksanaan sertifikasi guru tahun 2012, yaitu penetapan peserta melalui sistem daring (online system). Lalu, uji kompetensi, perankingan dimulai dari usia, masa kerja, dan golongan. Selain itu, penjadwalan.
Salah satu bagian penting dalam pelaksanaan sertifikasi guru adalah proses rekrutmen dan penetapan calon peserta. “Pada tahun ini, proses penetapan peserta berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu dipublikasikannya daftar nama calon peserta sertifikasi guru sebelum ditetapkan sebagai peserta dengan tujuan untuk menjamin objektivitas dan keadilan,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemdikbud, Syawal Gultom di Gedung D Kemdikbud Senayan Jakarta, Rabu (26/10).
Dijelaskan Syawal, sistem dan mekanisme rekrutmen peserta sertifikasi guru harus memenuhi prinsip keadilan dan akuntabel. Oleh karena itu, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemdikbud membangun Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG) yang hasilnya dapat diakses oleh guru calon peserta sertifikasi.
“Data guru yang ditampilkan sebagai calon peserta sertifikasi diambil dari database NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) hasil perbaikan per tanggal 30 September 2011,” jelasnya.
Daftar calon peserta sertifikasi guru dapat diakses di website sergur.pusbangprodik.org.
NUPTK sendiri adalah suatu nomor registrasi khusus yang diberikan kepada pendidik (guru) dan tenaga kependidikan oleh Kemdikbud.
Syawal menuturkan, data guru yang ditampilkan adalah guru yang memenuhi persyaratan sertifikasi guru dan belum memiliki sertifikat pendidik. Apabila ditemukan data yang tidak benar dan tidak tepat, dapat menghubungi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat untuk perbaikan data dengan membawa bukti dokumen data diri sebagai bahan pendukung untuk memperbaiki data NUPTK.
“Perbaikan data calon peserta sertifikasi guru berakhir pada 1 Desember 2011,” katanya.
Per tanggal 2 Desember 2011, daftar peserta yang ditampilkan dalam website adalah daftar nama peserta sertifikasi guru final sesuai dengan jumlah kuota masing-masing kabupaten/kota untuk proses pemberkasan lebih lanjut.
Bagi daerah yang belum dapat mengakses data tersebut melalui internet, dapat berkoordinasi dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) setempat. (A-94/A-88)***
anak saya & teman2nya bisa
anak saya & teman2nya bisa masuk ITB padahal lagi disekolahnya dulu gurunya kerjaanya di kantin, ngopi & makan bala2. anak2 dibiarkan belajar sendiri. atau malah pada OL. yg ga mampu sore hari nya mereka menyerbu ke tempat2 Bimbel. yg jelas jasa guru cuma ngasih nilai biar raprotnya ada nilai...
Sri sono tidur jangan lupa
Sri sono tidur jangan lupa minum obat ya jangan main internet terus nanti dimarahi mamah ! Masih kecil ngayal mulu kaciann deh
smoga anak anda menjadi anak
smoga anak anda menjadi anak yg durhaka kpd orang tua...amin,
yang sombong iu kamu..merasa
yang sombong iu kamu..merasa paling berjasa.
maaf saya ini bukan guru mas
maaf saya ini bukan guru mas , anda salah..saya ini tukang baso dr, wonogiri orang ndeso mas tp sopan santun etika menghargai guru saya slalu nomer satukan,
wah...kalau saya, adalah
wah...kalau saya, adalah seorang bintang film ternama...
yang ngajarkeun mah tatangga,
yang ngajarkeun mah tatangga, tapi lain guru >>
sy ini hidup dijalanan sbg
sy ini hidup dijalanan sbg preman yg berpindah tempat dr. satu terminal ke terminal lain, kadang di lebakbulus kadang di pulogadung, hidup sy hanya berfoya2 dapet duit hasil malak hanya buat begituan main, mabok, judi.. tp kalo sy ketemu guru sy waktu sd, smp, sma sy hormat sy tetep menghargai dia, mengapa anda yg waras tidak berpikir seperti sy yg gila ini..?? apakah seharusnya kebalik..?? apakah anda yg edan sy yg waras..?? ngomongin guru jgn seenaknya dong..dasar kamu itu wong edaaan,
berterima kasihlah, karena
berterima kasihlah, karena ada yang berjasa membuat kamu seperti itu...
Bung, meningkatkan mutu tdk
Bung, meningkatkan mutu tdk semudah membalikan tangan. Meningkatkan mutu hrs melalui proses jangka panjang. Siapa yg berani menjamin kalau gaji guru Rp 50 jt, mutu pendidikan langsung meningkat scr signifikan? Selama ini apakah ada orang-orang pintar, anak para pejabat, atau anak pengusaha mau menjadi guru? Menurut pengamatan saya selama ini yg mau jadi guru dr tingkat TK s.d tingka SLTA adalah orang-orang yg IQ maupun ekonominya dari kelas rendah sampai sedang. dengan adanya sertifikasi dan gaji guru besar ini untuk memancing agar orang-orang yg cerdas, anak pengusaha,anak pejabat berminat menjadi guru. Dengan terjunnya orang-orang tersebut dalam dunia pendidikan tentunya mutu pendidikan kita akan beranjak naik. Kalau dosen memang kumpulan orang-orang cerdas. kalu tidak cerdas tdk bisa jadi dosen. kalau saya pintar dan anak orang kaya saya tidak mungkin jadi guru. Semoga dg adanya sertifikasi guru orang-orang cerdas tertarik menjadi guru.selam ini menjadi guru bukan pilihan utama ttp pilihan alternatif.
Post new comment