Headlines

Bekas Gedung "Pusaka" Bakal Jadi Supermarket

CIAMIS, (PRLM).- Gedung film tertua di wilayah tatar Galuh Ciamis Pusaka bakal berubah menjadi pusat perbelanjaan modern Ciamis Mall (Cimall). Gedung tua yang saat ini di bawah pengelolaan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) PD Jasa Wisata (PD Jawi), sudah dilirik oleh pengusaha supermarket Giant.

Bakal diubahnya gedung menjadi super mall tersebut terungkap saat digelarnya petemuan antara pihak pengembang dengan Bupati Ciamis beserta sejumlah pejabat serta sejumlah elemen masyarakat di ruang pertemuan Pemda Ciamis. Dalam pertermuan tersebut, secara tersirat Bupati Ciamis Engkon Komara menyatakan setuju adanya pemanfaatan Gedung Bioskop Pusaka yang sudah lama dibiarkan tekantar dan bagian atapnya ambruk, diubah menjadi Cimall.

"Pada prinsipnya kami tidak keberatan dengan perubahan manfaat tersebut. Daripada dibiarkan kumuh, akan lebih baik apabila dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Saya hanya menekankan Cimall juga menampung hasil kerajinan rumahan atau home industri lokal Ciamis," tuturnya, usai pertemuan dengan calon.

Diharapkan dengan fasilitas pasar swalayan yang baru, akan mampu meningkatkan gairah perekonomian masyarakat. Engkon yakin, keberadaan pusat belanja yang ada di pusat kota itu akan semakin membuat Ciamis lebih hidup. "Apabila untuk kepentingan masyarakat dan dapat mememberikan keuntungan untuk rakyat, saya sepakat. Daripada dibiarkan kumuh, lebih baik dimanfaatkan," ujarnya.

Sementara itu Ketua Asosiasi Pedagang Kecil (Aspek) Ciamis, Toni Setiawan mengingatkan pemerintah daerah agar lebih selektif dalam memberikan izin pendirian pasar modern. Alasannya keberadana pasar modern hingga di pelosok, secara langsung maupun tidak langsung membunuh perekonomian masyarakat kecil. Agar pasar tradisional tetap dapat bertahan hidup, lanjutnya, maka barang yang diperdagangkan di pasar modern atau supermarket harus berbeda dengan yang dijual di pasar rakyat.

"Perlu diatur lebih tegas soal izin pendirian pasar modern. Misalnya saat ini sudah banyak sekali pasar modern yang merambah sampai di desa, keadaan tersebut telah menghancurkan usaha kecil seperti warung yang ada disekitarnya. Sekali lagi pemerintah daerah harus lebih hati-hati dalam mengeluarkan izin," tuturnya.

Berkenaan dengan pembangunan Cimall, perwakilan pengembang Supartono mengatakan nantinya bekas Gedung Bioskop Pusaka akan dibongkar. Lokasi bekar gedung bioskop tersebut selanjutnya dibangun supermarket terdiri dari dua lantai. Apabila masyarakat Ciamis mengizinkan, lanjutnya, maka hanya dalam waktu tiga bulan pengerjaan struktur bangunan sudah selesai.

"Apabila disetujui, maka pembangunan akan dimulai bulan November, butur waktu tiga buan untuk membangun struktur gedung. Kegiatan finishing dan lainnya paling lambat tiga bulan, sehingga sekitar enam bulan atau tujuh bulan seluruhnya selesai, dan siap dioperasikan," tuturnya ketika memberikan penjelasan.

Keberadaan Cimall, lanjutnya kan dampat menambah Pendapatan Asli Daerah, serta mampu menyerap tenaga kerja warga Ciamis. Selain tenaga kerja, keberadaan Cimall juga mampu menumbuhkan perekonomian warga. "Nantinya disekitar wilayah tersebut akan berkembang, sehingga pada akhirnya mampu mendongkrak perekonomian masyarakat," ujar.

Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengatakan bahwa Gedung Pusaka Ciamis dibawah pengelolaan PD Jawi. Dengan demikian, ada pemisahan aset antara pemerintah ddengan yang dikelola BUMD tersebut. Sebagai sebuah badan usaha, tentunya berupaya untuk mengoptimalkan aset yang ada.

"Soal Gedung bioskop Pusaka itu ditangani oleh PD Jawi, dengan demikian yang bersangkutan selaku pengelolanya dapat mengoptimalkan seluruh aset yang ada. Paling tidak sedikit banyak memberikan kontribusi kepada pemerintah. Gedung pusaka itu bukan aset pemda karena sudah ada pemisahan aset yang ditangi oleh BUMD,'' tuturnya.

Sebelum muncul rencana pembangunan Cimall, pemerintah Kabupaten Ciamis sebenarnya berharap agar bekas gedung bioskop tersebut dimanfaatkan sebagai gedunng kesenian. Hal itu berkenaan dengan sampai saat ini Ciamis belum memiliki gedung kesenian. (A-101/das)***

×