Headlines

Ormas-ormas Islam Sepakat Idul Adha Jatuh Minggu (6/11)

BANDUNG, (PRLM).-Penetapan Hari Idul Adha 1432 H/2011 pada tahun ini kemungkinan besar tidak akan ada perbedaan di antara ormas-ormas Islam layaknya penetapan Idul Fitri beberapa waktu lalu. Ormas-ormas besar seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, maupun Persatuan Islam (Persis) memutukan Idul Adha 10 Zulhijjah 1432 H/2011 bertepatan dengan Minggu (6/11).

Hal itu dikatakan Ketua PC NU Kota Bandung KH. Maftuh Kholil, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jabar H. Rizal Fadillah, dan Ketua Umum PP Persis Prof. Dr. H. M. Abdurrahman, Jumat (21/10).

“Insya Allah pelaksanaa Idul Adha pada tahun ini tidak ada perbedaan yakni kemungkinan besar bertepatan dengan Minggu (6/11),” kata Kiai Maftuh di kantor PC NU Kota Bandung Jln. Yudha.

Merujuk kepada almanak Pengurus Besar (PB) NU, menurut Maftuh, ijtimak akhir Zulkaidah erjadi pada Kamis (27/10) pukul 2.57 WIB dengan ketinggian hilal 6 derajat 31 menit 43 detik. “Dengan ketinggian hilal 6 derajat kemungkinan besar tidak akan ada perbedaan dalam penetapan Idul Adha. Baik ormas Islam yang menganut faham rukyat seperti NU, Imkanur rukyat yaitu Persis, maupun hisab seperti Muhammadiyah tidak akan berbeda pendapat,” katanya.

Perbedaan pendapat dalam penetapan Idul Fitri beberapa waktu lalu, kata Kiai Maftuh, akibat ketinggian hilal yang masih kurang dari dua derajat. “Dengan ketinggian hilal kurang dari dua derajat membuat NU dan Persis menetapkan belum masuk bulan Syawal, sedangkan Muhammadiyah menyatakan sudah masuk bulan Syawal sehingga terjadi perbedaan Idul Fitri antara Selasa (29/8) dan Rabu (30/8) lalu,” katanya.

Sedangkan H. Rizal Fadillah mengatakan, merujuk kepada Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah No. 375/MLM/I.0/2011 menetapkan Idul Adha bertepatan dengan Minggu (6/11) mendatang. “Hilal bulan baru untuk 1 Zulhijjah sudah di atas ufuk yang terlihat di seluruh Indonesia yakni pada Kamis (27/10) pukul 2.57 WIB sehingga 1 Zulhijjah jatuh pada Jumat (28/10) dan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah bertepatan dengan Minggu (6/11),” katanya.

Rizal mengimbau kepada pengurus maupun warga Muhammadiyah untuk melaksanakan salat Idul Adha pada Minggu (6/11) di tempat-tempat yang telah ditentukan.
“Kami juga mengimbau agar pembagian hewan kurban bisa lebih merata khususnya kepada warga masyarakat yang selama ini berada di bawah garis kemiskinan,” katanya.

Sementara itu, Ustaz M. Abdurrahman mengatakan, berdasarkan kajian dari Dewan Hisab dan Rukyat PP Persis menetapkan Idul Adha 10 Zulhijjah 1432 H/2011 bertepatan dengan Minggu (6/11). “Bisa saja terjadi ada kelompok-kelompok kecil di kalangan umat Islam sendiri yang menetapkan Idul Adha berbeda. Namun, ormas-ormas Islam dan pemerintah kemungkinan besar menyepakati Idul Adha bertepatan dengan Minggu (6/11),” katanya.(A-71/kur)***

Customize This