Sempat Tertahan untuk Ganti Tabungan Siswa

Gaji Guru SDN Karang Setra Desa Ciluncat Sudah Dibayarkan

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Pihak SDN Karang Setra, Desa Ciluncat, Kec. Cangkuang, sudah membayarkan gaji para guru PNS-nya pada Rabu lalu (5/10). Sebelumnya gaji guru PNS sempat ditahan dulu oleh kepala sekolah dengan alasan untuk menanggulangi utang tabungan siswa.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kab. Bandung. H. Juhana, persoalan di SDN Karang Setra dianggap sudah selesai. "Namun kejadian ini sebagai pembelajaran dan peringatan agar kasus serupa tidak terjadi di Kab. Bandung," katanya, Senin (10/10).

Diberitakan sebelumnya di "PRLM" (Selasa, 4/10), sebanyak 12 guru PNS SDN Karang Setra mengluhkan gaji bulan Oktober yang belum dibayarkan karena ditahan kepala sekolah. Padahal seharusnya gaji sudah dibayarkan setiap tanggal satu.

Hal sama juga dikatakan Ketua Komisi D DPRD Kab. Bandung, h. Arifin Sobari. "Kasus di SDN Karang Setra bisa juga terjadi di sekolah-sekolah lainnya karena dengan adanya otonomi sekolah membuat kepala sekolah ibarat raja-raja kecil. Urusan keuangan sekolah khususnya di SD-SD hanya diketahui kepala sekolah dan bendahara," katanya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Banjir Setinggi Lutut Mengepung Bandung

BANDUNG RAYA
BANDUNG, (PRLM).- Di guyur hujan lebat selama kurang lebih empat jam, Kota Bandung di kepung banjir, Minggu (10/1/2016).
 

Ketua RT: MAS Tinggal Bersama Istri dan Putra Balita

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Sambas, Ketua RT 10/08 Mengger Girang Kelurahan Pasirluyu Kecamatan Regol Kota Bandung menuturkan, di lingkungan rumahnya, MAS salah seorang terduga teroris diketahui tinggal bersama istri dan seorang anak laki-laki berusia sekitar 4 tahunan.

RSUD Cibabat Tangani 181 Kasus DBD Sepanjang Januari

BANDUNG RAYA

CIMAHI, (PRLM).- Kasus demam berdarah dengue (DBD) yang ditangani RSUD Cibabat sudah mencapai 181 kasus. Kasus DBD didominasi pasien dewasa dan juga pasien anak.

Puskesmas di KBB Masih di Bawah Standar

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).-Sejumlah puskesmas di Kabupaten Bandung Barat saat ini masih di bawah standar seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas. Selain minim sarana dan prasarana, sejumlah puskesmas tersebut juga kekurangan sumber daya manusia.