Kadisdik: Validasi Data Tunjangan Fungsional Tanggung Jawab Kab/Kota

BANDUNG, (PRLM).- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Prof. Wahyudin Zarkasyi menuturkan, selama ini proses validasi telah dilakukan setiap kali tunjangan fungsional akan dicairkan. Namun validasi menjadi tanggungjawab sepenuhnya kabupaten/kota karena yang bertanggungjawab terhadap guru adalah kabupaten/kota.

"Masalahnya untuk honorer kadang pindah-pindah ngajarnya. Walaupun sudah memiliki NUPTK. Sebab selama ini pun NUPTK sudah digunakan, hanya saja di lapangan data yang akurat mengenai honorer terutama cukup sulit. Beda dengan PNS," katanya.

Oleh karena itu, Wahyudin menuturkan, sekolah yang menjadi ujung tombak dalam setiap pendataan dan validasi diimbau untuk menyampaikan data yang sebenar-benarnya. Sebab dinas di kabupaten/kota pun sepenuhnya mengandalkan data dari sekolah.

"Belum lagi masalah rekening yang bermasalah. Saat ini saja sudah ribuan yang melapor, salah nama, angka, atau yang lainnya sehingga uangnya tidak masuk. Kami juga menghimbau kepada guru untuk segera melapor jika rekeningnya bermasalah," ucapnya. (A-157/das)***

Baca Juga

1.243 Orang Lulus USM dan PMDK Unisba Tahap I

BANDUNG, (PR),- Sebanyak 1.243 orang dari 2.709 peserta berhasil lulus dalam Ujian Saringan Masuk (USM) dan PMDK Unisba periode I tahun akademik 2017/2018. USM diselenggarakan dua hari (psikotes dan tes akademik) yakni 18-19 Maret 2017 lalu di kampus Unisba, Jl. Tamansari Bandung.

Perguruan Tinggi Diminta Berkontribusi Tangani Banjir

SUMEDANG, (PR).- Sejumlah perguruan tinggi favorit di wilayah Kabupaten Sumedang seperti halnya ITB dan Unpad, diminta berkontribusi mencari solusi tanggulangi banjir tahunan di wilayah Jatinangor dan Cimanggung.

Besok, 1,6 Juta Siswa SMA Ikuti UN

JAKARTA, (PR).- Sebanyak 1,6 juta siswa dari 9.652 SMA/MA sederajat mulai melaksanakan Ujian Nasional (UN) 2016/2017, Senin, 10 April 2017.