Kadisdik: Validasi Data Tunjangan Fungsional Tanggung Jawab Kab/Kota

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Prof. Wahyudin Zarkasyi menuturkan, selama ini proses validasi telah dilakukan setiap kali tunjangan fungsional akan dicairkan. Namun validasi menjadi tanggungjawab sepenuhnya kabupaten/kota karena yang bertanggungjawab terhadap guru adalah kabupaten/kota.

"Masalahnya untuk honorer kadang pindah-pindah ngajarnya. Walaupun sudah memiliki NUPTK. Sebab selama ini pun NUPTK sudah digunakan, hanya saja di lapangan data yang akurat mengenai honorer terutama cukup sulit. Beda dengan PNS," katanya.

Oleh karena itu, Wahyudin menuturkan, sekolah yang menjadi ujung tombak dalam setiap pendataan dan validasi diimbau untuk menyampaikan data yang sebenar-benarnya. Sebab dinas di kabupaten/kota pun sepenuhnya mengandalkan data dari sekolah.

"Belum lagi masalah rekening yang bermasalah. Saat ini saja sudah ribuan yang melapor, salah nama, angka, atau yang lainnya sehingga uangnya tidak masuk. Kami juga menghimbau kepada guru untuk segera melapor jika rekeningnya bermasalah," ucapnya. (A-157/das)***

Baca Juga

SMPN 1 Cimahi Juara Matematika Al Ma'soem

PENDIDIKAN

SOREANG, (PRLM).- SMPN 1 Cimahi berhasil memborong juara cabang Matematika dalam Multi Event Science Sport and Art (Messa) Al Ma'soem yang ditutup Ketua Yayasan Pendidikan Al Ma'soem, Ceppy Nasahi Ma'soem, di Dome Al Ma'soem, Minggu (29/3).

Guru Membawa Makanan untuk Murid

PENDIDIKAN

CARDIFF, (PRLM).- Guru di Inggris melaporkan membawa makanan sendiri ke sekolah untuk diberikan kepada murid mereka akibat kemiskinan yang dihadapi keluarga siswa.

Serikat pengajar Inggris NASUWT mengatakan sekolah dan guru semakin harus berhadapan dengan konsekuensi dari kemiskinan.

Ujian Nasional 2015

307 Dus Soal UN Tiba di Indramayu

PENDIDIKAN

INDRAMAYU, (PRLM).- Sebanyak 307 dus soal Ujian Nasional 2015 untuk SMA/SMK/MA/sederajat yang dikirim dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung sudah tiba di Kantor Disdik Kabupaten Indramayu, Kamis (9/4/2015), sekira pukul 21.00.

Mahasiswa dan Dosen UNLA Akan Magang di Save The Children

PENDIDIKAN

BANDUNG,(PRLM).-Sebanyak 20 mahasiswa dan 10 dosen Universitas Langlangbuana (UNLA) akan menjalani magang selama 3 bulan di Save The Children.