Kadisdik: Validasi Data Tunjangan Fungsional Tanggung Jawab Kab/Kota

BANDUNG, (PRLM).- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Prof. Wahyudin Zarkasyi menuturkan, selama ini proses validasi telah dilakukan setiap kali tunjangan fungsional akan dicairkan. Namun validasi menjadi tanggungjawab sepenuhnya kabupaten/kota karena yang bertanggungjawab terhadap guru adalah kabupaten/kota.

"Masalahnya untuk honorer kadang pindah-pindah ngajarnya. Walaupun sudah memiliki NUPTK. Sebab selama ini pun NUPTK sudah digunakan, hanya saja di lapangan data yang akurat mengenai honorer terutama cukup sulit. Beda dengan PNS," katanya.

Oleh karena itu, Wahyudin menuturkan, sekolah yang menjadi ujung tombak dalam setiap pendataan dan validasi diimbau untuk menyampaikan data yang sebenar-benarnya. Sebab dinas di kabupaten/kota pun sepenuhnya mengandalkan data dari sekolah.

"Belum lagi masalah rekening yang bermasalah. Saat ini saja sudah ribuan yang melapor, salah nama, angka, atau yang lainnya sehingga uangnya tidak masuk. Kami juga menghimbau kepada guru untuk segera melapor jika rekeningnya bermasalah," ucapnya. (A-157/das)***

Baca Juga

Siswi SMK NU Banat Kudus Merintis Sebagai Perancang Busana

KUDUS, (PR). Dalam menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional 2016, Pemerintah Kabupaten Kudus bersama Djarum Foundation menyelenggarakan SMK Weekend. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan lebih dalam kepada masyarakat, tentang beragam jurusan yang ada di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan.

NASKAH soal UN SD/MI dan SDLB yang akan didistribusikan di Percetakan PT. Karya Kita, Jln. Pasirwangi, Kota Bandung, Kamis (2/5/2013).*

Soal UN Sudah Sampai di Ciamis

CIAMIS, (PR).- Sebanyak 13.039 siswa SMP di Kabupaten Ciamis siap mengikuti Ujian Nasional (UN) yang akan dilaksanakan mulai hari Senin, 9 Mei 2016. Mereka akan mengikuti ujian yang tersebar di 99 dari 114 sekolah menengah pertama penyelenggara UN.