FKGH Minta Pencairan Tunjangan Fungsional Berdasar NUPTK

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Forum Komunikasi Guru Honorer meminta kepada pemerintah pusat untuk menggunakan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dalam menentukan penerima tunjangan fungsional bagi guru non PNS. Pasalnya sampai saat ini masih saja ada nama-nama yang sebenarnya tidak berhak bahkan memanipulasi data penerima tunjangan fungsional yang setiap tahun dialokasikan pemerintah dalam APBN.

"Kalau berdasarkan NUPTK akan lebih fair, siapa yang berhak menerima tunjangan ini. Sebab saat ini masih saja ada upaya rekayasa dari sejumlah oknum agar bisa masuk dalam daftar penerima tunjangan fungsional," kata Ketua FKGH Kota Bandung Yanyan Erdiyan saat dihubungi Jumat (30/9).

Menurut Yanyan, saat ini tunjangan fungsional yang sebagian telah dicairkan dan masuk ke rekening guru non PNS masih ada yang bermasalah. Di antaranya banyak di antara nama penerima tunjangan yang ternyata merekayasa masa kerja, selain itu banyak juga rekening bermasalah atau sudah tidak aktif lagi, serta banyak nama-nama yang sebelumnya menerima ternyata tahun ini tidak masuk daftar penerima.

"Dari data yang ada di FKGH sudah bisa dipastikan ada sekitar 150an yang bermasalah dalam rekeningnya seperti salah satu huruf atau angka. Belum lagi masalah lain seperti munculnya nama-nama baru sementara disisi lain banyak sekolah yang sama sekali tidak menerima padahal tahun lalu guru-gurunya dapat," ungkapnya. (A-157/das)***

Baca Juga

‎"Lambang Swara" Akan Memperkuat Mulok Seni Sunda

PENDIDIKAN
KEPALA Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Asep Hilman (kiri) menyerahkan secara simbolis buku "Lambang Swara" karya Atang Warsita kepada para tokoh Sunda dan pemerhati Seni Karawitan dan pendidikan. Penyair Etti RS salah satunya penerima buku tersebut.*

BANDUNG, (PRLM).- "Lambang Swara" dipastikan akan menjadi bahan masukan untuk memperkuat materi bahan pelajaran muatan lokal (mulok) seni Sunda di sekolah.

Siswa SMKN Penerbangan Laporkan Tindak Kekerasan

PENDIDIKAN
KAPOLRES  Majalengka Ajun Komisaris Besar Yudhi Sulistianto Wahid sedang memberikan penjelasan soal pelarangan tindakan aksi kekerasan terhadap tiga orang siswa SMK Negeri Penerbangan, Kertajati yang mendapatkan aksi kekerasan dari seniornya ketika melapo

MAJALENGKA,(PRLM).- Tiga siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Penerbangan Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka diduga dianiaya seniornya hingga mengalami luka lecet, satu di antaranya sempat jatuh pingsan.

Masuk Sekolah di Purwakarta Pakai Salam Sunda

PENDIDIKAN
Masuk Sekolah di Purwakarta Pakai Salam Sunda

PURWAKARTA, (PRLM).-Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meminta siswa sekolah di Purwakarta akan mempunyai salam baru, yaitu salam sunda.

Saat siswa ketika masuk ke kelas diharapkan siswa mengucapkan sampurasun, dan gurunya membalas dengan ucapan rampes.

Ujian Nasional 2015

Petugas Memindari Lembar Jawaban

PENDIDIKAN
PETUGAS memindai lembar jawaban Ujian Nasional SMP, di Kantor Dinas Pendidikan Jabar, Jalan Rajiman, Kota Bandung, Kamis (7/5/2015).