Headlines

Isteri Pertama Ruhut Sitompul Penuhi Panggilan BK DPR

LINA NURSANTY/"PRLM"
LINA NURSANTY/"PRLM"
ISTERI pertama Ruhut Sitompul, Anna Rudianty Megawaty Sentot Rumekso memenuhi panggilan Badan Kehormatan DPR terkait laporan pengaduannya atas tindakan Ruhut yang tidak mengakui anaknya. Anna datang bersama anak kandungnya, Christian didampingi pengacaranya Hotman Paris ke Ruang Badan KehormatanAnggota DPR dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul. terus mencari keadilan. Tak diakui oleh Ruhut sebagai istri, Anna mengadu ke Badan Kehormatan DPR RI, Jumat (22/7).*

JAKARTA, (PRLM).- Istri pertama Ruhut Sitompul, Anna Rudianty Megawaty Sentot Rumekso memenuhi panggilan Badan Kehormatan DPR terkait laporan pengaduannya atas tindakan Ruhut yang tidak mengakui anaknya. Anna datang bersama anak kandungnya, Christian didampingi pengacaranya Hotman Paris ke Ruang Badan Kehormatan DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (29/9).

Pemanggilan tersebut beragendakan pemeriksaan pendahuluan oleh BK DPR setelah Anna melaporkan Politisi Demokrat itu ke BK DPR pada 22 Juli lalu. "Ibu Anna dipanggil BK sesuai pengaduan, dalam rangka pemeriksaan pengaduannya. Mudah-mudahan pengaduan ini benar-benar sukses agar orang bersalah benar-benar dihukum apalagi wakil rakyat yang dibayar dari kas negara tapi melakukan perbuatan sekejam ini," ujar Hotman.

Ia menjelaskan, dirinya mempersiapkan materi-materi dan bukti terjadinya pelanggaran etika yang cukup serius oleh Ruhut selaku anggota DPR. Dalam formulir pendaftaran Ruhut sebagai Anggota DPR, Ruhut hanya mencantumkan dua anak, namun sama sekali tidak mencantumkan Christian.

"Ini anak dan istri yang sudah tinggal satu rumah, perkawinan selama 18 tahun, karena tergoda wanita lain, Anna dibilang bukan istrinya, otomatis anaknya pun dianggap bukan anak yang sah," ujarnya.

Langkah Anna mengadukan Ruhut ke BK DPR RI ini merupakan rangkaian usahanya memperjuangkan haknya sebagai seorang istri dan ibu dari Christian. Sebelumnya Anna mengadukan Ruhut ke Bareskrim Mabes Polri dan DPP Marga Tobing Sedunia. "Yang di Mabes Polri, saksi-saksi sudah hampir semua diperiksa. Kami harapkan dalam waktu dekat ada yang ditetapkan sebagai tersangka," katanya. (A-156/das)***

Komentari di Facebook !