Rossi Akan Menyulap Ducati Seperti Layaknya Motor Jepang
ARAGON, (PRLM).-Setelah 14 seri berlangsung di kalender MotoGP musim 2011, pembalap tim Ducati Valentino Rossi telah mengakui bahwa ia dan Ducati belum menemukan langkah yang benar-benar maju untuk projek Desmosedici.
Pada seri Aragon musim lalu tim yang berbasis di kota Borgo Panigale ini menempatkan Casey Stoner di podium pertama dan rekan setimnya Nicky Hayden di podium ketiga, tetapi pada tahun ini motor Desmosedici GP11.1 yang ditunggangi oleh Hayden hanya mampun finis ketujuh dengan selisih waktu yang sangat mencolok 34 detik dari pembalap tim pabrikan Honda Casey Stoner di sirkuit Motorland Aragon.
Sementara "The Doctor" finis di urutan kesepuluh setelah melakukan 'start' dari pit lane, karena tekena hukuman penalti sepuluh detik setelah bendera 'start' dikibarkan. Itu adalah hasil dari penggunaan mesinnya yang ketujuh pada musim ini, dimana pada bagian sasisnya sudah tidak murni lagi menggunakan serat karbon tapi dipadukan dengan
bahan alumunium terutama pada sektor 'front-end'nya.
Perubahan radikal pada motor Ducati Desmosedici mulai diperkenalkan di seri Aragon, dimana Rossi mulai melirik penggunaan sasis alumunium untuk menggantikan sasis serat karbon yang dinilai oleh Rossi kurang 'rigid' alias kekakuannya terasa kurang. Material alumunium digunakan
pada bagian 'airbox' depan. Tapi seusai balapan, Rossi sedikit memberikan bocoran bahwa langkah yang ia jalani saat ini belum memberikan solusi yang berarti pada bagian 'front-end' Ducati Desmosedici GP11.1-nya.
"Kami masih belum menemukan solusi yang tepat pada bagian 'front-end' jadi kita masih berusaha untuk mendapatkan solusi yang benar-benar tepat," kata pembalap tim Ducati Valentino Rossi yang saat ini
menghuni posisi keenam klasemen MotoGP dengan 139 angka, seperti dikutip "Crash".
Menurut Rossi untuk rencana jangka panjang, motor Ducati miliknya akan disulap seperti layaknya motor Jepang mengingat kru mekanik yang diboyong oleh Rossi dari Yamaha ke Ducati lebih mengakrabi motor Jepang dengan menggunakan rangka 'twin spar' alumunium yang telah
menjadi hak paten Yamaha dengan nama Deltabox.(Ton/kur)***
Post new comment