Warga Pertanyakan Izin Projek Perumahan di Ciburuy

WARGA menyaksikan pengerukan tanah oleh "backhoe" untuk pembangunan perumahan di Kp. Cikadu, Desa Ciburuy, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (9/9).*
CECEP WIJAYA/PRLM
WARGA menyaksikan pengerukan tanah oleh "backhoe" untuk pembangunan perumahan di Kp. Cikadu, Desa Ciburuy, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (9/9).*

NGAMPRAH, (PRLM).- Projek pembangunan perumahan di RT 1 RW 14 Kp. Cikadu, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat dikeluhkan warga setempat. Selain belum mendapatkan izin warga, pembangunan di atas lahan seluas 5 hektare itu dikhawatirkan menyebabkan kerusakan lingkungan di daerah setempat.

"Sebelum ada projek ini juga sering ada longsoran kecil jika ada hujan besar. Bahkan sempat menyebabkan banjir yang melanda sebagian besar daerah ini," kata warga RW 14, Deni Alamsyah (42) saat ditemui di Kp. Cikadu, Jumat (9/9) siang.

Deni dan juga warga lainnya mengaku belum mendapatkan sosialisasi mengenai projek pembangunan perumahan tersebut. Dia hanya mendapatkan informasi bahwa areal perkebunan warga itu telah dibebaskan untuk pembangunan 45 unit rumah.

Sosialisasi pembangunan dari pengembang, kata Deni, hanya dilakukan sampai tingkat RW. Sementara sejumlah warga di 3 RT yang mengitari lokasi pembangunan belum mendapatkan kejelasan mengenai projek itu. (A-192/A-88)***

Baca Juga

Korban Tenggelam di Pantai Pondok Bali Ditemukan Tewas

SUBANG, (PR).- Upaya tim gabungan bersama warga mencari siswa SMK kelas 3 yang hilang terseret ombak di pantai Pondok Bali Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang akhirnya membuahkan hasil.

188 Mobil Dinas Pejabat Eselon II dan III Dikandangkan

SUBANG, (PR).- Sebanyak 188 mobil dinas inventaris pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang "dikandangkan", Selasa, 27 Desember 2016. Semuanya dikumpulkan dan diparkir di alun-alun Subang, diurut sesuai SKPD masing-masing.

bencana alam majalengka

Hujan Deras, Jembatan dan Masjid Hanyut

MAJALENGKA, (PR).- Akibat hujan deras yang terjadi pada Senin 26 Desember 2016 malam, jembatan yang membentang di atas sungai Citayeum di Desa Nunuk, Kecamatan Maja, Majalengka ambruk terseret arus air.