PAN Usulkan Syarif dan Heri, PDIP dan Golkar Bidik Nomor Dua
TASIKMALAYA, (PRLM).- Setelah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tasikmalaya memastikan akan mengusung Budi Budiman sebagai calon Walikota Tasikmalaya, kini giliran Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tasikmalaya, merekomendasikan dua nama untuk diusung. Pertama, Syarif Hidayat yang sekarang menjabat Walikota Tasikmalaya dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Tasikmalaya, Heri Hendriana.
“Nama Pak Syarif dan saya (Heri Hendriana) yang akan dikirim ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jabar. Nanti, DPW PAN yang akan memutuskan, apakah Pak Syarif atau saya yang diusung. Atau dua nama itu dipaket. Kita serahkan ke DPW Jabar, untuk disurvai lalu direkomendasikan nama calon resmi dari PAN,” kata Heri Hendriana, kepada “PRLM”, Rabu (7/9), di Tasikmalaya.
Dua nama yang akan jadi calon dari PAN ini, diharapkan pada akhir bulan September sudah dikirim ke DPW PAN Jabar. Dengan demikian, nanti DPW secepatnya mengolah nama-nama tersebut. “Pak Syarif sendiri didorong untuk nomor satu, sedangkan saya lebih siap untuk nomor dua atau wakil,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tasikmalaya masih melakukan penjajakan untuk koalisi dengan partai lain. Koalisi dibutuhkan oleh PDIP, akan mampu membangun kekuatan besar dalam menghadapi pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kota Tasikmalaya awal tahun 2012 nanti.
“Kalau calon yang disiapkan, Ingsyalloh saya sendiri dari PDIP. Namun, dengan siapa kita berpasangan, belum dipastikan. Pokoknya, PDIP ingin memenangkan pemilukada sekarang,” kata Deni Rhomdoni, Ketua DPC PDIP Kota Tasikmalaya.
Ketika ditanya soal wacana paket Dede Sudrajat (Wakil Walikota Tasikmalaya menjabat) dengan Deni Romdhoni, katanya proses pembicaraan masih berlangsung. Namun, keputusan paket tersebut belum final, masih ada berbagai kemungkinan yang bisa terjadi.
Deni tidak menafik kalau partainya membidik nomor dua, tetapi jika ada peluang untuk calon nomor satu, dia juga siap. “Kita lihat saja bagaimana proses komunikasi yang terus berlangsung dengan partai lain dan para tokoh politik di Tasikmalaya,” katanya.
Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya Noves Narayana mengatakan, Golkar masih menunggu perkembangan siapa yang pasti diusung sebagai calon walikota dari partai lain. Setelah ada kepastian nama-nama calon walikota, maka Golkar akan melakukan komunikasi secara efektif, untuk membangun koalisi dengan calon dan partai pengusungnya.
“Golkar membidik nomer dua atau wakil. Makanya, sikap Golkar masih menunggu perkembangan siapa calon wali kota yang pasti dari partai-partai. Jika sudah ada, maka kita akan melakukan koalisi,” ujar Noves.
Nama-nama yang sekarang muncul untuk calon wali kota baru wacana, kata Noves, seperti Syarif Hidayat, Dede Sudrajat maupun Budi Budiman. “Pak Syarif maupun Pak Dede, kan belum diputuskan oleh partai pengusungnya. Jika sudah ada keputusan, maka kita akan merapat melakukan penjajakan koalisi,” katanya. (A-97/das)***
Post new comment