Lapas Cianjur Kelebihan 200 Narapidana

CIANJUR, (PRLM).- Ruang tahanan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cianjur sudah over kapasitas. Sebab saat ini, jumlah narapidana yang ada di Lapas Cianjur tercatat sebanyak 746 orang. Padahal idealnya dengan kapasitas ruangan yang ada maksimal Lapas Kelas II B seharusnya maksimal hanya menampung 500 orang.

Hal itu diakui Kepala Lapas Kelas II B Cianjur Sahat Philips Parapat, baru baru ini. Dia mengatakan apabila melihat kondisi ideal, sebenarnya daya tampung di Lapas Cianjur saat ini sudah tidak memadai. Namun demikian masalah kelebihan penghuni ruang tahanan tersebut tidak hanya dihadapi Lapas Cianjur, tetapi merata dialami hampir semua Lapas di Jawa Barat. "Kalau bicara ideal, Lapas Cianjur memang over kapasitas. Ada kelebihan hampir 200 orang narapidana," ujarnya.

Dijelaskan Philips, dari total penghuni lapas Cianjur sebanyak 746 orang, terdiri dari 693 narapidana laki-laki dewasa, 19 orang wanita, dan 34 lainnya merupakan narapidana anak-anak.

Selain menambah kapasitas ruang, salah satu upaya mengurangi kelebihan kapasitas penghuni tahanan itu diantaranya melaksanakan program pembebasan bersyarat bagi narapidana dengan kategori berkelakuan baik. "Upaya memberikan remisi bagi narapidana juga merupakan upaya lainnya. Kalau penambahan kapasitas ruangan, ada cuma sangat terbatas," tuturnya.

Lebih lanjut diungkapkan Philips, pemberian remisi itu dilaksanakan pada hari besar, juga hari raya keagamaan. Selain Hari Raya Idulfitri, program remisi ini selalu digulirkan juga pada hari-hari besar keagamaan lainnya. "Untuk hari besar nasional, remisi diberikan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI setiap tanggal 17 Agustus," tuturnya. (A-116/A-88)***

Baca Juga

Buruh Protes Pemecatan Karyawan PT Multimayaka

DEPOK, (PR).- Ratusan buruh yang tergabung dalam Forum Buruh Depok berunjukrasa di depan gudang PT Multimayaka. Mereka menolak keputusan pihak perusahaan yang memecat 24 buruh.

Ulama Bisa Tekan Inflasi Selama Ramadan

BANDUNG,(PR).- Sebanyak 200 ulama dari Jawa Barat yang terdiri atas komponen Dewan Kemakmuran Masjid, Majelis Ulama Indonesia, pimpinan pondok pesantren, penyuluh agama dan perwakilan kantor kementerian agama mengikuti silaturahmi ulama se-Jabar tahun 2016 di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponeg

IMIGRAN gelap pencari suaka dari Srilangka yang terdampar  di sekitar Pantai Pasir Putih pulau Nusakambangan Cilacap, Desa Tambakrejo Kecamatan Cilacap Selatan yang berhasil dievakuasi Senin (28/1/13) malam, diberi nasi bungkus setelah selama 15 hari tida

Kantor Imigrasi Cirebon Luncurkan Aksi Timpora

SUMBER, (PR).- Kebijakan bebas visa bagi banyak negara dan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), dikhawatirkan memunculkan kerawanan baru yang ditimbulkan kehadiran orang asing di Indonesia.