FKGH: Segera Cairkan Tunjangan Fungsional

BANDUNG, (PRLM).- Forum Komunikasi Guru Honorer (FKGH) Kota Bandung mendesak pemerintah untuk segera mencairkan tunjangan fungsional yang diperuntukkan bagi guru non PNS termasuk guru honorer sebelum hari raya Idul Fitri. Pasalnya tunjangan ini sangat dibutuhkan oleh para guru honorer mengingat tunjangan fungsional menjadi satu-satunya tunjangan yang diterima guru honorer saat ini.

"Guru PNS ada gaji ke-13, ada lagi uang SBY yang jumlahnya Rp 300 ribuan per orang, terakhir ada tambahan penghasilan PNS sebagai pengganti THR yang baru saja dicairkan. Sementara kami tidak ada, honor kami pun terus terlambat karena BOS pusat yang terlambat cair," kata Ketua FKGH Kota Bandung Yanyan Erdiyan, saat dihubungi Rabu (24/8).

Menurut Yanyan, semestinya sejak Juli lalu tunjangan fungsional yang berkisar Rp 220 ribu per bulan ini sudah bisa dicairkan. Namun ternyata sampai saat ini tunjangan tersebut masih belum turun. "Kabarnya masih dalam proses validasi, padahal semestinya Juli sudah bisa cair karena rapel setiap enam bulan. Ini sangat disayangkan, sebab tunjangan fungsional menjadi harapan bagi honorer meski belum semua honorer memperoleh tunjangan fungsional ini, " ujarnya. (A-157/das)***

Baca Juga

Netty Heryawan: Pelajar tak Boleh Takut Hadapi UNBK

BUNDA Literasi Jawa Barat, Netty Heryawan menegaskan pelajar SMA/SMK tidak boleh takut menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) bulan April mendatang.

6.000 Guru Ikut Membuat Soal USBN 2017

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melibatkan 6.000 guru dalam pembuatan soal Ujian Sekolah Berstandar Basional (USBN) 2017.

PSDKU Diharapkan Percepat Peningkatan APK Jabar

PANGANDARAN, (PR).- Kehadiran Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) diharapkan dapat mempercepat peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK). Jawa Barat diketahui hanya memiliki enam kampus Perguruan Tinggi Negeri, sementara penduduk mencapai lebih dari 46 juta jiwa.