PNS Desak Gaji September Dicairkan Agustus

PURWOKERTO, (PRLM),- Kalangan pegawai negeri sipil (PNS) mendesak agar pencairan gaji bulan September dicairkan sebelum lebaran, Agustus. Namun kapan gaji akan dibayarkan sejumlah kabupaten masih belum menemukan kata sepakat. Mereka masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat yang sampai saat ini belum turun.

Libur hari Hari Raya Idul Fitri tahun 2011 ini dimulai sejak 29 Agustus hingga 5 September 2011. Desakan tersebut, karena boleh jadi lebaran dirayakan kalangan PNS dalam kondisi keuangan paling terbatas. Sebab gaji PNS biasanya dibayar tanggal 1.

"Jadi kemungkinannya, gaji PNS untuk Bulan September 2011 ini, baru akan diterimakan pada tanggal 5 September,'' kata Kasubag Pemberitaan Humas Pemkab Purbalingga, Prayitno, Minggu (21/8).

Diakui, pihak Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Purbalingga, memang mendapat banyak pertanyaan dari kalangan PNS, apakah gaji pegawai bisa diajukan sebelum libur lebaran.

Namun DPPKAD belum bisa menetukan kapan gaji akan dibayarkan. Pemkab masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Jika tidak ada petunjuk rapi pusat maka pencairan akan dilaksanakan pasca lebarang 5 September mendatang.

Prayitno menambahkan, sebenarnya dari sisi keuangan tidak ada masalah. Anggaran untuk keperluan pembayaran gaji, bisa langsung dicairkan karena dananya memang sudah ada. "Begitu ada intruksi dari pemerintah pusat, paling lama tak sampai lima hari uang gaji bisa langsung dicairkan," katanya.

Kepala DPPKAD Purbalingga, Sumarni, sebelumnya menyebutkan bahwa jumlah PNS di Purbalingga seluruhnya mencapai 9.800 orang. Untuk membayar gaji PNS sebanyak itu, dibutuhkan dana sebesar Rp 33 miliar per bulan.

Sementara Kabag Humas Pemkab Banyumas, Suhadi menambahkan, kalangan PNS di Banyumas juga banyak yang menanyakan padanya soal kemungkinan gaji PNS dibayarkan sebelum lebaran.

Dari bagian DPPKAD, instansi yang mengurusi masalah keuangan daerah hingga kini belum bisa memutuskan kapan gaji PNS akan dibayarkan. "Kita belum mengetahui kapan pencairan akan dilaksanakan. Kita masih menunggu adanya intruksi dari pusat. Jika sudah turun akan dibayarkan secara langsung," jelas Suhadi. (A-99/das)***

Komentari di Facebook !